Sex & Relationship
Single At 30. No Worry!

19 Mar 2014

Banyak di antara kita yang masih single di usia 30. Nggak perlu cemas karena memang nggak ada salahnya, kok. Mungkin memang belum saatnya bertemu prince charming. Lebih baik memilih yang tepat, kan, daripada terburu-buru dan berujung putus. Cek, nih, 7 alasan nggak masalah menjomblo di usia 30.


Bebas lakukan apa pun

Yes, saat jomblo kita bisa melakukan apa pun yang kita mau tanpa memikirkan si dia. Mau shopping, ngerumpi, nonton dvd dan nggak dandan seharian, pakai baju seksi, flirting sana-sini, dijamin nggak akan ada yang protes, tuh.

Time for besties
Bayangkan berapa banyak waktu yang bisa kita gunakan dengan para sahabat? Unlimited! Kita bisa liburan bareng ke pulau atau sleepover buat ngegosip!

Simpan energi
Kebiasaan lain yang nggak berguna saat punya pacar adalah buang-buang energi. Kita sering cemburu, ngambek, dan marah dengan alasan sepele. Menjadi jomblo bikin kita hemat energi dan lebih bisa mengontrol emosi.

Menambah kenalan
Berkenalan dengan banyak cowok jadi hal langka saat kita memiliki pasangan. Tapi saat jomblo nggak lagi, tuh. Berkenalan dengan cowok di pesta, saat jogging, atau cowok di kantor sebelah boleh saja.

Bebas wajib lapor
Saat jomblo kita bisa bebas dari ‘kewajiban’ melapor setiap tiga jam sekali ke si dia. Tidur malam juga lebih nyenyak karena nggak perlu menelepon dia sebelum tidur.



Bisa menabung
Jomblo berarti nggak ada kado anniversary, kado ulang tahun, dan kado valentine. So, kita bisa menyimpan 30% lebih banyak uang untuk ditabung. Kantong tebal dan bisa shopping lebih banyak, deh!

Berteman dengan mantan
Percaya, deh, menjaga hubungan baik dengan mantan cuma bisa kita lakukan saat jomblo. Saat berpasangan, jangankan berhubungan baik, si dia pasti meminta kita untuk menghapus semua kontak mantan, unfollow twitter, dan melarang berhubungan dari segala media sosial. Huft! (DPR/FOTOSEARCH)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?