Sex & Relationship
Etiket Kencan Saat PDKT (part 2)

24 Jul 2012

Ya, ya... pasti maunya masa pdkt meningkat dan berakhir jadian. Agar si dia nggak mendadak menghilang dan pdkt semulus jalan tol, ada 12 aturan yang (sebaiknya, sih) kita jalankan pas kencan dengannya. Minimal dicoba satu, deh.

Lagi PMS? Nanti dulu, deh
Yap, tolak dulu ajakan si dia kencan saat kita PMS. Basa-basi aja, deh, bilang tugas kerja kita sedang dekat deadline. Bukannya apa, saat PMS kondisi fisik dan pikiran kita cenderung kurang nyaman, bawaannya sensitif melulu.
Berani taruhan, ada kesalahan sedikit aja kita langsung protes. Contohnya, saat pelayan resto salah membawa pesanan, kita langsung membentaknya, si dia telat jemput kita mikirnya si dia memang nggak niat pergi bareng kita. Daripada kencannya berantakan karena kita nggak bisa mengerem mulut untuk ngomel, mendingan ditolak dulu, deh.

Smart tweets
 Lagi gencar-gencarnya aktif di Twitter, hampir setiap detik kita rajin nge-tweet. Pokoknya semua hal yang kita alami pasti ada di status kita. Nggak sadar, ya, si dia juga mengamati kita lewat akun kita. Kalau isi status atau tweet kita cuma keluhan, sih, kebaca banget kalau kita memang pembosan dan 'nggak punya kerjaan'.
Bukannya kita nggak boleh ngeluh, tapi bikin, dong, status yang lebih enak dibaca sehingga mengundang komentar positif—termasuk dari si dia. Quotes dari film atau tokoh bisa dicontek, tuh—kalau nggak tahu ingin menulis apa, he he he.

Dilarang lebay
Namanya juga lagi jatuh cinta, baru pisah beberapa menit pasti sudah kangen. Kalau pun nggak bisa ketemu langsung, sekedar menyapanya di Facebook, Twitter atau SMS sudah bikin kita puas.
Tapi jangan berlebihan, deh. Kangen, sih, kangen, tapi jangan setiap saat kita menulis di wall-nya, bahkan sehari bisa lebih dari 10 kali kita mengirim SMS untuknya.
Belum lagi kebiasaan kita mengecek status si dia lalu mengomentarinya. Iya, deh, semua orang juga sudah tahu kita dan si dia lagi pdkt, tapi risih juga, ah, kalau ditunjukkan terus-menerus. Belum jadian aja sudah posesif! CC


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?