Career
Teman Nitip Lamaran Kerja (Part 1)

8 Oct 2012

Nggak tega melihat perjuangan teman yang kelamaan jatuh-bangun mencari pekerjaan, kita pengen banget membantunya agar diterima di kantor kita.

Namun dalam dunia profesional, kita harus berhati-hati. Ada aturan main dalam merekomendasikan seseorang. Salah-salah, kita yang menanggung akibatnya.

Menurut konsultan karier Ratna Dyah ada dua tipe rekomendasi. Tipe pertama, tawaran datang dari kita. Jadi posisi tersebut ditawarkan pada kita, tapi karena kita tidak bisa, kita merekomendasikan teman untuk mengisinya.

Tipe kedua, pihak perusahaanlah yang meminta kita merekomendasikan seseorang. Meskipun kesempatan untuk merekomendasikan orang terbuka lebar, tidak berarti kita boleh seenaknya.

Menurut Ratna, kita harus memilih calon yang tepat. "Orang tersebut harus punya keahlian, kompetensi, dan sikap yang baik," saran Ratna.

Untuk pekerjaan yang membutuhkan technical skill seperti staf keuangan atau IT, kemampuan dan kompetensi tidak bisa dilihat kasat mata.

Makanya, dasar kekerabatan atau teman baik saja tidak cukup menjadikan seseorang calon karyawan yang kompeten. Seseorang yang baik dan menyenangkan sebagai teman belum tentu profesional dalam bekerja. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?