Career
Strategi Atasi Tim Kerja Pasif

23 Nov 2012

Saat kita merasa sudah punya tim solid, tiba-tiba atasan memecah tim dan dimasukkan ke divisi-divisi baru. Jika di awal kita masih toleransi karena proses adaptasi, tapi tim yang baru tetap nggak ada kemajuan, apalagi banyak yang nggak mengerti tugasnya. Apa yang harus kita lakukan?

Saat ini mungkin kita masih kecewa dengan perombakan tim lama, sehingga sering membandingkan prestasi dengan tim baru. Hal ini tentu kurang tepat, apalagi jika kita mengharapkan tim baru dapat segera berprestasi seperti tim lama.

Menerima tim baru adalah tantangan yang diberikan oleh atasan. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah membuat program pelatihan. Selain itu, kita perlu melakukan bimbingan, dorongan, evaluasi, dan screening kepada setiap anggota tim.

Nggak semua anggota memiliki kemampuan dan semangat juang tinggi. Kita perlu menetapkan target kerja yang spesifik, terukur, dapat dicapai dan realistis dalam kurun waktu tertentu, misalnya mingguan, bulanan atau triwulan.

Berikan target kerja itu kepada setiap anggota tim sebagai key performance indicator (KPI), sehingga mudah bagi kita melakukan seleksi. Setelah menerapkan KPI, lakukan pergantian anggota tim yang nggak berprestasi. Lakukan hal ini beberapa kali sampai memperoleh tim yang kuat, solid, dan berprestasi. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?