Health & Diet
8 Tanda Anda Terjebak Gaya Hidup Kurang Gerak

22 Jan 2021


Foto: Pexels
 

1/ Anda tidak memenuhi rekomendasi kesehatan global
Salah satu caranya adalah dengan mempertimbangkan pedoman baru Organisasi Kesehatan Dunia, yang menyarankan 150 hingga 300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu atau 75 hingga 150 menit aktivitas aerobik intensitas tinggi per minggu, ditambah dua hari latihan kekuatan. Jika Anda tidak memenuhi salah satu dari saran tersebut, kemungkinan Anda tidak bergerak cukup.


2/ Menghabiskan lebih dari setengah waktu bangun Anda dengan tidak bergerak
Strategi bermanfaat lainnya: “Hitung jumlah jam Anda tidur, lalu kurangi dari 24 jam. Angka itu adalah jumlah jam dalam sehari Anda harus bergerak dan aktif. Jika Anda menghabiskan lebih dari 50 persen waktu itu untuk duduk, berbaring, dan tidak bergerak, penting untuk menemukan cara untuk mengubahnya,” kata Suzanne Steinbaum, MD, ahli jantung preventif, pendiri SRSHeart Center for Women's Prevention, Health and Wellness, dan anggota Dewan Penasihat Kesehatan & Kebugaran Peloton.


3/ Merasa lelah sepanjang waktu
Memang benar, kelelahan berasal dari banyak hal — stres, pola makan yang buruk, ketidakseimbangan hormon — tetapi tidak banyak bergerak juga berperan dalam kelelahan ekstrem. Semakin banyak Anda duduk, semakin Anda merasa terhapus. Itu karena tubuh — jantung, paru-paru, otot — sedang "didekondisikan", yang dapat terjadi hanya dalam beberapa hari.

Kabar baiknya, penelitian menunjukkan bahwa bergerak dapat mengembalikan kebugaran tubuh. Satu studi yang mengamati efek olahraga pada orang-orang yang melaporkan tingkat kelelahan yang terus-menerus menemukan bahwa mereka yang melakukan latihan intensitas rendah atau sedang selama 20 menit, tiga kali seminggu, selama enam minggu mengalami peningkatan 20 persen dalam tingkat energi. 


4/ Perubahan pada berat badan dan metabolisme
Agar berat badan tidak berfluktuasi dengan cara yang tidak sehat, Anda harus membakar kalori dalam jumlah yang sama dengan makanan yang dikonsumsi. Sementara ketika Anda terlalu banyak duduk, asupan kalori sama tapi pengeluaran energi menurun, dan kelebihan kalori tersebut menjadi disimpan sebagai lemak. 

Tidak banyak bergerak juga memengaruhi metabolisme, proses tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi. Metabolisme yang lebih lambat artinya membakar lebih sedikit kalori saat istirahat. Jangka panjang, kondisi ini yang menyebabkan diabetes, serangan jantung, stroke, dan penyakit lainnya.


Baca Selanjutnya: 5/ Sering merasa kehabisan napas


Faunda Liswijayanti


Topic

#gayahidup, #kesehatan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?