Family
Anak Kian Muda Terpapar Kosmetik, Apa Dampaknya?

12 Jun 2019


Dok: Unsplash.com
 
Ada Risiko Kesehatan
Ditinjau dari sisi medis, dr. Jonathan Subekti, Sp. KK, B.Med.Sc, dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, menjelaskan tentang paparan produk kecantikan atau perawatan kulit pada usia anak-anak. Menurutnya, meski kulit anak dan dewasa tampak serupa, jika dilihat dari ketebalan, jenis, hingga struktur di dalamnya, keduanya memiliki perbedaan. Kulit anak lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Oleh karena itu, pemilihan produk perawatan kulit harus disesuaikan dengan usianya. “Apabila kosmetik yang dipilih kurang tepat, kulit  dapat mengalami iritasi,” jelas dr. Jonathan.

“Selain itu, rasio permukaan kulit anak terhadap berat badan lebih tinggi dibandingkan yang ada pada orang dewasa. Hal ini membuat lebih mudahnya bahan berbahaya kosmetik terserap oleh tubuh anak, sehingga dapat membahayakan kesehatannya. Oleh karena itu, pemakaian kosmetik pada anak membutuhkan perhatian khusus dari para orang tua,” tambahnya.

Lantas, kandungan kosmetik apa saja yang perlu diperhatikan dan bisa berbahaya bagi kulit dan kesehatan anak? Kosmetik dengan pewangi yang terlalu kuat, kandungan alkohol, dan beberapa tipe pengawet, menurut dr. Jonathan, dapat menyebabkan alergi ataupun iritasi berlebihan pada anak yang memiliki tipe kulit sensitif. Pada beberapa kasus bahkan menyebabkan kulit anak menjadi kering, bersisik, hingga kemerahan. 

Kasus pasien anak yang paling sering ia temui di ruang praktiknya, adalah anak-anak yang kulitnya mengalami iritasi setelah diberikan krim peremajaan atau pencerah milik ibunya. “Krim orang dewasa umumnya mengandung bahan-bahan yang merangsang terjadinya proses pengelupasan. Namun, jika diberikan pada anak dapat menyebabkan reaksi kulit yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Dr. Jonathan  menekankan pentingnya orang tua untuk bijak memilih produk make-up atau perawatan kecantikan untuk anak. Sarannya, gunakan  kosmetik dan produk perawatan yang berjenis mineral. “Perlu diketahui bahwa jenis natural atau organik tidak selalu aman. Juga hindari kosmetik yang memiliki wangi terlalu kuat dan banyak mengandung alkohol,” ungkapnya.

Agar kulit anak tetap sehat, dr. Jonathan menggunakan sabun yang lembut untuk wajah maupun badan anak. “Bagi anak yang memiliki kulit sensitif, hindari sabun antiseptik secara rutin,” ungkapnya. Tidak ada salahnya juga untuk memperkenalkan produk perawatan kulit seperti sunscreen untuk aktivitas luar ruangan, misalnya berenang, dan menggunakan pelembap, jika anak banyak berkegiatan di ruangan ber-AC. Tapi sekali lagi pilih produk yang ramah anak. (f)


Baca Juga: 
Pahami Karakter Anak Lewat Shio ala Jenie Kumala Dewi
Parenting 4.0, Membesarkan Anak Di Era Digital
Pria Juga Ingin Berperan Mengasuh Anak

Faunda Liswijayanti


Topic

#makeupanak, #kosmetikanak, #trenmakeup

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?