Selain deodoran, parfum jadi senjata kita untuk meningkatkan rasa percaya diri. Beda dengan body mist yang aromanya nggak tahan lama meski disemprot berkali-kali, parfum lebih awet. Penggunaannya pun cukup sedikit saja. Namun, agar aromanya lebih maksimal, lakukan beberapa hal berikut.
Semprot di titik nadi.
Titik nadi menghasilkan panas tubuh yang bisa membuat aroma parfum semakin kuat. Karena itu, bagian belakang telinga, leher, pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian dalam, dan bagian belakang lutut menjadi area yang pantang dilewatkan untuk disemprot parfum.
Biarkan mengering alami.
Ketika menyemprotkan parfum di tubuh, hindari menggosoknya agar cepat kering. Sebaiknya, biarkan parfum tersebut mengering secara alami di tubuh kita. Aroma yang menempel pun akan lebih kuat.
Gunakan di rambut.
Semprotkan parfum di telapak tangan, lalu gosokkan sampai merata. Setelah itu, usapkan telapak tangan yang masih sedikit basah karena parfum ke ujung-ujung rambut. Pastikan rambut dalam keadaan bersih agar aromanya semakin segar.
Beli yang berukuran kecil.
Semakin besar ukuran parfum, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskannya. Hal ini bisa membuat kandungan zat kimia pada parfum berubah. Akibatnya, aroma parfum bisa menjadi kurang tajam atau malah lebih menyengat.
Hindari tempat panas dan lembap.
Menyimpan parfum di tempat panas, lembap, atau yang terkena sinar matahari langsung menyebabkan reaksi kimia yang membuat aromanya berkurang. Sebaiknya, simpan parfum lengkap dengan kotaknnya di dalam suhu ruangan.
Fanny Indriawati
Foto: Fotosearch


