Celebrity
Perjalanan Karier Michelle Williams

17 Jun 2011

“And the Oscar goes to… Natalie Portman!” Di sebuah sudut, Michelle Williams (30) tersenyum getir. Dalam balutan blus satin hitam dan rok Chanel, ia ikut bertepuk tangan, ikhlas menerima kekalahan untuk kedua kalinya. Peran Cindy di film Blue Valentine yang sudah ia mainkan habis-habisan, tampaknya belum menjadi bintang terangnya.  

Wajah melankolis dan rambut pirang aktris bernama lengkap Michelle Ingrid Williams ini anehnya jarang menjadi sorotan publik. Dia memang bukan infotainment darling. Kiprah keartisan, bahkan kehidupan pribadinya, jarang terekspos media. Padahal, ia telah membintangi lebih dari 30 film. Nominasi yang pernah diraihnya pun tidak tanggung-tanggung, 33 kali, dari berbagai ajang penghargaan. Hanya beberapa di antaranya yang berhasil mengantarnya sebagai pemenang, itu pun bukan untuk Oscar dan Golden Globe.

Namanya dikenal para ABG di akhir tahun 1990-an sebagai Jennifer Lindley dalam serial Dawson’s Creek. Jennifer adalah karakter antagonis, sebagai orang ketiga dalam percintaan, yang mampu dibawakan Michelle dengan anggun. Hingga akhirnya tak sedikit pemirsa yang justru jatuh cinta pada karakter Jennifer. Tahun 2003, Michelle dielu-elukan dan terpilih sebagai salah satu dari 25 Favorite Hot, Young, Talented New Star versi sebuah majalah.

Ketika Dawson’s Creek berakhir masa tayangnya (2003), karier akting Michelle terus melaju. Tahun 2004, tiga film berhasil diselesaikannya. Satu di antaranya, Land of Plenty, mengantarnya masuk dalam nominasi Pemeran  Utama Wanita Terbaik di ajang Independent Spirit Award (2007).

Puncaknya, publik mulai menoleh pada akting si gadis Dawson’s Creek ini lewat perannya di film Brokeback Mountain. Dalam film arahan sutradara Ang Lee itu, Michelle memerankan Alma Beers Del Mar, istri seorang homoseksual, yang diperankan aktor Heath Ledger (almarhum).

Meski hanya peran pendukung, aktingnya dinilai cukup memikat. Film inilah yang pertama kali mengantarnya masuk nominasi ajang bergengsi Oscar dan Golden Globe sebagai Aktris Pendukung Terbaik. Michelle juga alumni  Dawson’s Creek pertama yang masuk nominasi ajang bergengsi tersebut.

Film terbarunya, Blue Valentine, kembali menjadi pembicaraan. Di film yang disutradarai oleh Derek Cianfrance ini, Michelle berperan sebagai Cindy, wanita yang kehilangan cinta dan gairah dalam perkawinan. Film ini benar-benar menguras kemampuan aktingnya.

Gambaran wanita yang sangat jatuh cinta pada pasangannya, hamil, menikah, dan sangat bahagia pada tahun-tahun awal masa pernikahannya. Hingga akhirnya, tanpa sebab, ia kehilangan gairah dalam menjalani kehidupan perkawinan. Sebuah karakter yang kuat, yang diselaminya dengan sangat mendalam. Di film ini, penonton seperti bisa merasakan kebahagiaan, kegundahan hati, konflik, ataupun adegan bercinta tanpa gairah yang terasa kering.

Perlu diketahui, di film yang dibintanginya bersama Ryan Gosling ini, untuk pertama kalinya Michelle berakting nude! Kabarnya, di negeri asalnya, film ini bahkan mendapat rating dewasa karena beberapa adegan percintaannya cukup vulgar.

Dalam wawancara dengan majalah W, Michelle mengatakan, “Hubungan saya dan Ryan bukan lagi Ryan dan Michelle. Kami larut dalam adegan itu. Hampir gila rasanya menyelami karakter di film itu. Setiap pulang ke rumah selesai syuting, saya tidak sabar untuk segera membuka jendela, memasang musik sangat keras, lalu berteriak sekencang-kencangnya,” ujarnya, lugas.

Sayang, meski dinominasikan sebagai Best Actrees in Leading Role dalam Oscar dan Golden Globe, Michelle belum mendapat kesempatan untuk naik ke panggung dan menerima piala.

Prilia Herawati




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?