Mumpung masih muda, nggak ada salahnya mencoba beberapa kursus yang menambah keterampilan kita. Manfaatnya mulai dari menambah jejaring hingga memoles CV kita.
Anti gaptek
Perusahaan mana, sih, yang nggak menggunakan komputer? Meski (mungkin) bukan lulusan ilmu komputer, menguasai sedikit program komputer wajib hukumnya. Saat bekerja kita pasti menggunakan komputer, kan. Kalau kita menguasai program lain yang lebih rumit pun bisa jadi nilai tambah, tuh.
Mari mengatur
Tertarik menjadi pengusaha lalu membuka bisnis sendiri? Jangan anggap enteng. Meski punya modal, kita perlu mengurus managemen kantor untuk mencegah kegagalan. Sekarang banyak, tuh, instansi yang menyediakan kursus bisnis atau office managemen. Minimal kita sudah mendapat pengetahuan soal administrasi.
Cas cis cus
Hari gini, sih, yang bahasa Inggrisnya jago, tuh, banyak. Jadi jangan hanya menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa asing utama. Pilih bahasa asing lain yang juga mendunia, misalnya bahasa Mandarin, Jepang, atau Prancis. Dijamin bakal menaikkan 'nilai diri' kita. Tapi, jika kita memang hanya tertarik bahasa Inggris, up-grade kemampuannya, misalnya, business english.
Komunikasi lancar
Dalam dunia kerja, berkomunikasi yang baik pastinya penting banget, terutama saat kita menyampaikan presentasi kita. Namun, nggak semua orang mampu berbicara lancar di depan umum. Makanya, agar kemampuan bicara kita oke plus berbobot, coba, deh, kursus public speaking atau kepribadian. Bakat kita akan lebih terlihat jika kita pede dan berani mengutarakannya, kan.
Kreatif, dong!
Zaman sekarang, industri kreatif memang sedang marak-maraknya. Apalagi biasanya bidang ini membuka lowongan kerja untuk berbagai jurusan. Makanya agar kita punya nilai lebih, tambahkan kursus desain dalam rencana kita. Pilihannya banyak, mulai dari desain produk hingga ilustrasi. Jika nanti kita nggak bekerja di bidang desain, kemampuan ini bisa dijadikan sebagi penghasilan tambahan, dong.
Tang-ting-tung
Bekerja di bidang apapun, pasti ada saatnya kita berurusan dengan keuangan. Misalnya, memperkirakan budget untuk event kantor, memeriksa laporan keuangan, dan lainnya. Jika kita memang doyan menghitung, coba, deh, mengambil kursus akuntansi. Nggak hanya bikin kita lebih detail, tapi memungkinkan kita mencoba divisi lain saat bekerja seperti marketing atau keuangan. CC
Anti gaptek
Perusahaan mana, sih, yang nggak menggunakan komputer? Meski (mungkin) bukan lulusan ilmu komputer, menguasai sedikit program komputer wajib hukumnya. Saat bekerja kita pasti menggunakan komputer, kan. Kalau kita menguasai program lain yang lebih rumit pun bisa jadi nilai tambah, tuh.
Mari mengatur
Tertarik menjadi pengusaha lalu membuka bisnis sendiri? Jangan anggap enteng. Meski punya modal, kita perlu mengurus managemen kantor untuk mencegah kegagalan. Sekarang banyak, tuh, instansi yang menyediakan kursus bisnis atau office managemen. Minimal kita sudah mendapat pengetahuan soal administrasi.
Cas cis cus
Hari gini, sih, yang bahasa Inggrisnya jago, tuh, banyak. Jadi jangan hanya menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa asing utama. Pilih bahasa asing lain yang juga mendunia, misalnya bahasa Mandarin, Jepang, atau Prancis. Dijamin bakal menaikkan 'nilai diri' kita. Tapi, jika kita memang hanya tertarik bahasa Inggris, up-grade kemampuannya, misalnya, business english.
Komunikasi lancar
Dalam dunia kerja, berkomunikasi yang baik pastinya penting banget, terutama saat kita menyampaikan presentasi kita. Namun, nggak semua orang mampu berbicara lancar di depan umum. Makanya, agar kemampuan bicara kita oke plus berbobot, coba, deh, kursus public speaking atau kepribadian. Bakat kita akan lebih terlihat jika kita pede dan berani mengutarakannya, kan.
Kreatif, dong!
Zaman sekarang, industri kreatif memang sedang marak-maraknya. Apalagi biasanya bidang ini membuka lowongan kerja untuk berbagai jurusan. Makanya agar kita punya nilai lebih, tambahkan kursus desain dalam rencana kita. Pilihannya banyak, mulai dari desain produk hingga ilustrasi. Jika nanti kita nggak bekerja di bidang desain, kemampuan ini bisa dijadikan sebagi penghasilan tambahan, dong.
Tang-ting-tung
Bekerja di bidang apapun, pasti ada saatnya kita berurusan dengan keuangan. Misalnya, memperkirakan budget untuk event kantor, memeriksa laporan keuangan, dan lainnya. Jika kita memang doyan menghitung, coba, deh, mengambil kursus akuntansi. Nggak hanya bikin kita lebih detail, tapi memungkinkan kita mencoba divisi lain saat bekerja seperti marketing atau keuangan. CC


