
DITUDUH ‘PEREBUT SUAMI’
“Kini, ketika saya sedang jatuh cinta berat, tentunya saya tidak bisa bilang, ‘Sayang, kita putus dulu, ya, ada album yang harus digarap,’” candanya. Sebab, Adele tahu tak perlu menunggu hingga patah hati untuk memproduksi album yang berkualitas. Terbukti, album terbarunya, 25, berhasil meraih 5 penghargaan sekaligus di ajang 59th Grammy Awards 2017. Dari atas panggung Grammy dalam ucapan terima kasihnya, dengan lantang Adele berkata, “Suamiku dan anakku, you’re the only reason I do it.” Gestur yang tertuju pada diri Simon Konecki membuat ruangan pecah dengan kejutan bahagia.
Adele dan Simon sengaja menikah diam-diam. Sebelumnya, kabar pernikahan ini pernah merebak pada Desember 2016. Saat sedang berbelanja di Beverly Hills, sebuah cincin emas terlihat melingkar di jari manisnya. Jagat Twitter pun heboh dengan kabar ini. “Lihat tangannya…Itu jelas-jelas cincin kawin!,” tulis seorang penggemar. Empat tahun sebelumnya, Adele pernah bergurau ingin agar Simon menghadiahinya cincin tunangan dengan mata berlian besar, hingga bisa terlihat dari angkasa luar.
Meski tak ada foto-foto yang mengulas pesta pernikahan keduanya, pada Oktober 2016 Hollywoodlife.com mengungkap kabar rencana pernikahan Adele dan Simon di sebuah pub di Inggris. Desainer Jenny Packham disebut-sebut sebagai perancang gaun pengantin yang dikenakan oleh Adele. Penyanyi Hello itu memang sangat fanatik pada gaun-gaun rancangan Jenny. Beberapa kali Adele terlihat memukau kamera saat mengenakan gaun-gaun Jenny di beberapa acara penghargaan seperti Oscars.
Lalu, siapakah sosok Simon Konecki, dan bagaimana ia bisa masuk dalam kehidupan Adele? Pria berwajah ramah ini lahir di New York, pada April 1974, dan pindah ke London mengikuti kedua orang tuanya saat berusia 10 tahun. Ia meninggalkan kariernya sebagai seorang bankir karena merasa muak dengan jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Bersama rekannya, Lucas White, ia membangun perusahaan air botolan ramah lingkungan, Life Water, di Inggris. Ia juga menjabat sebagai CEO drop4drop, sebuah lembaga amal yang membantu ketersediaan air bersih di negara-negara berkembang.
Penyanyi asal Inggris Ed Sheeran adalah sosok yang cukup berjasa dalam mengenalkan keduanya pada tahun 2011. Namun, ketertarikan terhadap isu-isu sosial dan kepedulian untuk berkontribusi bagi banyak orang inilah yang diduga makin mendekatkan Adele dan Simon.
Selain menjadi ikon LGBT, Adele juga aktif dalam berbagai organisasi sosial. Tiap manggung, ia berhasil mengumpulkan donasi dari para penggemar fanatik yang hendak mengikuti kesibukannya di belakang panggung. Dari konser Adele Live Tour di UK dan Eropa, ia berhasil mengumpulkan hingga US$ 13.000 (sekitar Rp 170-an juta) yang disumbangkan untuk organisasi amal asal Inggris, SANDS, yang fokus mengurangi angka kematian bayi.
Adele dan Simon telah bersama selama lebih dari lima tahun. Mereka bertunangan pada Oktober 2016, dan telah dikaruniai seorang putra, Angelo James Konecki (4). Kemesraan keduanya pertama kali tertangkap publik pada Januari 2012, saat berlibur bersama di Taman Nasional Everglades, Florida, AS. Delapan bulan kemudian, tepatnya pada 19 Oktober 2012, lahirlah putra mereka, Angelo.
Fakta bahagia ini sempat diterpa gosip menyakitkan yang menuding bahwa Adele telah merebut suami orang. Menampik tudingan ini, Adele menulis di situs resminya: “Ini adalah kali pertama dan terakhir saya berkomentar tentang detail dari relasi saya bersama Simon. Bertolak belakang dengan berita dan headlines di beberapa media hari ini, Simon telah empat tahun bercerai.”
Dalam klarifikasinya itu Adele juga berujar bahwa hubungan mereka telah mendapat restu dan dukungan dari teman-teman serta keluarga mereka. “Semua orang dalam kehidupan kami, baik secara terpisah atau bersama-sama, mengharapkan yang terbaik bagi kami, begitu juga sebaliknya. Ini adalah faktanya,” lanjutnya. Memang, sebelum bersama Adele, tahun 2004 Simon pernah menikah dengan Clary Fisher, seorang fashion stylist. Mereka memiliki seorang putri yang kini berusia 10 tahun. Pernyataan Adele ini pun sukses menggulung berita buruk tentang dirinya.
“Berada dalam sebuah relasi yang begitu luar biasa bersama seseorang yang selalu ada bagi saya dan begitu setia menjadi bagian terpenting dalam hidup saya saat ini,” ungkap Adele, di program acara 60 Minutes Australia. Selama itu hanya ada gambaran kemesraan dan kebaikan yang dibagikan Adele. Ia bahkan tak menampik ketika Liz Hayes, host acara, menyebut hubungan mereka sebagai ‘ultimate love story’. “Ya, rasanya seperti itu,” jawabnya.
Dikenal sebagai sosok yang tenang dan tak banyak ulah, Simon punya sisi romantis yang bisa meluluhkan hati Adele. Seperti kejutan manis di peringatan anniversary ke-5 mereka tahun lalu. Di tengah penutupan konser Adele di Nashville, AS, pada 17 Oktober 2016, tiba-tiba panggung dan seluruh area konser dihujani confetti warna pink. Serunya, di atas masing-masing confetti itu tertulis pesan cinta Simon untuk Adele, di antaranya: ‘Happy 5th Anniversary, Love you long time, You are an angel, I love you’, dan masih banyak lagi. Simon ingin semua dunia tahu betapa besar cintanya kepada Adele.
Bagi Simon, kisah cinta lalu Adele yang terangkum dalam dua album pertamanya pun tidak dianggap sebagai beban dalam hubungan keduanya. Ia tidak ambil pusing. “Seperti apa pun musik yang saya buat, dia menyukainya. Dia peduli pada saya lebih dari apa pun,” ungkapnya kepada Liz. Adele sadar, mungkin pujiannya ini terasa seperti sebuah skrip film percintaan Hollywood. Tapi, ia mengatakan yang sejujurnya. “Hanya karena suami dan anak sayalah, saat ini saya bisa merasa baik-baik saja,” lanjut lulusan sekolah Performing Arts and Technology di Inggris ini.
Bagaimanapun, perubahan tahapan hidup ini sempat membuat Adele mengalami masa penyesuaian yang tak mudah. Ia mengaku sempat melalui masa depresi setelah melahirkan yang lumayan berat. “Dari sejak kehamilan sampai menjadi ibu, saya merasa kehilangan sebagian besar jati diri saya,” ungkapnya. Kehadiran si kecil Angelo membuat ia terobsesi menjadi seorang supermom. Meski, di akhir hari ia selalu merasa gagal. Untuk mengatasi hal ini, ia memilih satu hari dalam seminggu untuk seorang diri saja.
Cara ini berhasil membuat kakinya kembali menjejak. Seperti yang terungkap dalam ucapan terima kasihnya saat menerima penghargaan Album Terbaik di ajang Grammy Awards 2017. “Lima tahun lalu, terakhir saya berdiri di panggung ini, saya hamil dan tidak mengetahuinya. Saya baru tahu tak lama sesudahnya. Dan ini menjadi berkah terindah dalam hidup saya,” ungkapnya. Adele tahu bahwa perjuangannya menjadi ibu yang baik masih panjang dan tak mudah. Tapi, musik dan kehadiran dua orang terpenting dalam hidupnya itu membantu Adele kembali menemukan jati dirinya yang utuh.(f)
Baca juga:


