Trending Topic
Wise Women Medan: Buat Laporan Keuangan Usaha Secara Sederhana & Tentukan ‘Rasa’ Konten Promosi

30 Apr 2018

 
 
Pencatatan Keuangan Usaha Sangat Mudah
Tak sedikit pebisnis yang mengabaikan untuk membuat laporan keuangan usahanya. Padahal, laporan keuangan memiliki manfaat yang begitu besar bagi usaha, yaitu memantau perkembangan usaha dan sebagai salah satu syarat pengajuan pinjaman modal atau investasi.

Weddy mangatakan bahwa untuk membuat laporan keuangan, tidak selalu membutuhkan ilmu pengetahuan tentang accounting. Laporan keuangan dapat dibuat oleh siapa pun sebab caranya mudah dan sederhana. Hanya saja, hal ini sulit dilakukan karena sebagian orang menggeluti bisnis karena hobi sehingga tidak menganggap laporan keuangan sesuatu yang penting. Ditambah lagi kurangnya pemahaman tata kelola keuangan.    
 
Weddy memaparkan, berdasarkan modul manajemen keuangan usaha yang dibuat atas kerjasama antara Commonwealth Bank dengan BINUS University Business School,  ada tiga hal besar yang masuk dalam laporan keuangan, yaitu:

1/ Catatan transaksi, dimana setiap transaksi yang dilakukan harus dicatat karena uang yang digunakan merupakan uang perusahaan bukan uang pribadi. Hal yang termasuk dalam catatan transaksi yaitu penjualan, pengeluaran, dan penganggaran. “Sekecil apa pun jumlah atau nilai transaksi harus dicatat,” tutur Weddy.  
 
2/ Laporan laba rugi. Laporan ini perlu untuk mengetahui besarnya keuntungan atau kerugian dari usaha yang dijalankan. Pendapatan dan biaya termasuk di dalamnya. Pendapatan merupakan jumlah yang diterima dari aktivitas perusahaan, kebanyakan dari penjualan atau jasa kepada pelanggan. Sementara biaya adalah uang yang dikeluarkan untuk membeli barang untuk produksi atau dijual kembali.

3/  Laporan neraca. Laporan neraca berguna untuk mengetahui harta atau aset, hutang, dan modal. Serta untuk menganalisa kemampuan usaha untuk menyelesaikan hutang.

Weddy pun menekankan, seorang pebisnis harus memisahkan uang pribadi dengan uang usaha. Pemisahan itu penting untuk dilakukan agar tidak membingungkan. Sebab bisa saja kita merasa percaya diri karena memegang uang yang banyak, padahal pada kenyataannya, usaha telah mengalami kerugian. Weddy juga mengatakan bahwa seorang pebisnis sebaiknya menganggarkan upah untuk dirinya sendiri. Namun, akan lebih baik lagi ketika bisnis sudah kokoh dan telah berbadan usaha seperti CV atau PT.
 
Walau topik dalam sesi ini sedikit berat, namun workshop berjalan dengan sangat cair dan santai. Para peserta begitu antusias untuk bertanya atau sharing pengalaman mereka dalam mengelola keuangan bisnis selama ini. Seperti halnya pada acara Wise Women Entreprenuer Marsterclass di kota Surabaya, sebelum mengakhiri sesi workshop, Weddy memberikan beberapa tip yaitu:
1/ Pisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha, tujuannya untuk memudahkan pengaturan keuangan dan masalah perpajakan.
2/ Kartu kredit juga harus dipisah antara pribadi dan usaha. Dan selalu bayar lunas tagihan.
3/ Memiliki dana darurat untuk kebutuhan mendadak sebesar 6-12 kali dari pendapatan bulanan. Gunakan saat terjadinya masalah terduga agar terhindar dari kebangkrutan.
4/ Hutang maksimal harus 30 persen dari pendapatan rata-rata bulanan.
5/ Memiliki tabungan minimal 20 persen dari rata-rata pendapatan bulanan.

Selanjutnya: Membuat Konten Foto Tidak Mahal  
 


Topic

#wise, #wanwir

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?