
Foto: Shutterstock
Ondel-ondel normal saja sudah besar, kan, ya? Nah, apalagi ondel-ondel raksasa! Merayakan ulang tahunnya yang ke-494, Jakarta akan memamerkan 10 ondel-ondel setinggi 4,94 meter di area Taman Ismail Marzuki (TIM) mulai 22 Juni hingga 30 Juni 2021. Sepuluh boneka yang hadir dalam 5 karakter pria dan 5 karakter wanita ini akan bisa dilihat di depan plaza gedung parkir. Tanpa perlu mendekat pun pasti sudah akan terlihat jelas. Apalagi, ondel-ondel identik dengan warna-warna ngejreng.
Semua ondel-ondel ini diproduksi di rumah seorang seniman dan perajin ondel-ondel bernama Suprayogi yang tinggal di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dikerjakan dalam hitungan hari, ondel-ondel ini digarap oleh 25 perajin, termasuk penjahit, serta pembuat pernak-pernik dan hiasan kepala. Kabarnya, bentuk dan rupa ondel-ondel spesial ini tidak sama dengan ondel-ondel yang biasa kita lihat.
Menariknya, pameran ini digagas oleh perajin dan seniman Jakarta. Melansir Antara, ada beberapa alasan mengapa Suprayogi yang pernah membuat ondel-ondel setinggi 16 meter ini ingin memamerkan ondel-ondel raksasa. Selain memang merupakan ikon budaya Betawi dan Jakarta, ia berharap masyarakat bisa lebih mengenal ondel-ondel secara utuh, sehingga bergerak ke arah yang positif dalam melestarikannya. Selain itu, pameran tersebut akan memberdayakan perajin ondel-ondel yang selama ini sangat terdampak pandemi. Padahal, biasanya satu bulan sebelum HUT Jakarta, pesanan ondel-ondel dari instansi sudah membanjir.
Sementara itu, Taman Impian Jaya Ancol juga tak mau ketinggalan. Mereka akan menggelar atraksi ondel-ondel di bawah air pada tanggal 22, 26, dan 27 Juni. Tidak sepanjang hari, atraksi ini diadakan hanya pada pukul 12.30 dan 14.30 saja di area Ocean Dream Samudra. Melibatkan 4 penyelam dan 2 balerina, atraksi ini bisa disaksikan langsung oleh pengunjung dalam jumlah terbatas dan dinikmati secara online lewat akun resmi Instagram dan Youtube mereka.
Rika Sudranto, Vice President Taman Impian Jaya Ancol, menjelaskan, lokasi akuarium besar itu dipilih sebagai upaya meningkatkan kesadaran, sekaligus menyampaikan pesan moral untuk menjaga kearifan lokal dan keseimbangan alam.
“Tak kalah penting, di dalamnya juga terdapat pesan untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar dapat sama-sama melewati masa pandemi dengan selamat. Karena, di masa lalu ondel-ondel atau barongan juga dikenal untuk penolak bala atau wabah penyakit,” kata Rita.
Nyok, kite nonton ondel-ondel, nyok
Nyok kite ngarak ondel-ondel
Ondel-ondel ade anaknye
Anaknye nandak gel igelan... (f)
Baca Juga:
Tren Kasus COVID-19 Pada Anak Meningkat, Ini Gejala yang Orang Tua Perlu Waspada
Satgas Ajak Masyarakat Lebih Kompak Lakukan Langkah Pencegahan Penyebaran COVID-19
Lockdown! Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan
Topic
#ondelondel, #hutjakarta, #betawi




