Trending Topic
Salurkan Emosi, Bonus Eksistensi

7 Mar 2016


Jelang malam, saat kepala rasanya sudah tak bisa lagi berpikir jernih, Enna (34) merasa perlu istirahat sejenak. Bukannya menyeruput minuman hangat atau memejamkan mata, ia membuka aplikasi Smule di telepon pintarnya. Ia mulai menyanyi lagu A Love That Will Last serius dengan penuh penghayatan ala Renee Olstead, penyanyi aslinya. Setelah itu, ia mengaku otaknya terasa seperti mendapat aliran oksigen lebih banyak sehingga kantuknya hilang dan ia bisa kembali fokus menyelesaikan pekerjaannya.

“Pada dasarnya saya memang hobi menyanyi. Aplikasi ini membuat saya bisa melepas stres sekaligus menambah rasa percaya diri,“ ujar ibu dua anak yang bekerja sebagai art director di sebuah e-commerce ini. Aplikasi ini jadi jawaban tepat baginya. Baru sekitar tiga bulan ia mengunduh aplikasi itu. Biasanya ia menyanyi saat pagi sebelum beraktivitas atau malam hari sepulang bekerja. Seperti foto atau video di aplikasi Instagram, rekaman suaranya di Smule bisa ia tampilkan di timeline dan bisa disimak follower. “Rasa percaya diri rasanya meningkat saat lagu yang saya nyanyikan mendapat love atau diputar oleh follower. Sejauh ini, sih, saya tidak pernah mendapat komentar negatif,” ujarnya, semringah.

Yang membuatnya menyukai aplikasi ini, ia tak perlu mikir suara mesti bagus atau tidak, apalagi lagu yang direkam itu bisa disimpan untuk diri sendiri atau dibagikan kepada follower atau teman satu grup. Kalaupun ia tidak merasa rekaman suaranya cukup ok, ia bisa menyimpannya untuk diri sendiri. It’s just for fun. Namun, walaupun mengaku menyanyi di Smule hanya untuk bersenang-senang, toh, Enna cukup serius mempelajari lagu yang akan ia nyanyikan lewat YouTube.

Kalau Ennna merasa lebih relaks setelah menyanyi, itu bukan sekadar perasaannya saja. Berbagai penelitian sudah membuktikannya. Dalam situs www.heartresearch.org.uk, Prof. Graham Welch, Chair of Music Education at the Institute of Education, University of London, mengatakan bahwa menyanyi bermanfaat bagi psikis dan fisik. “Menyanyi memiiki manfaat bagi fisik karena ia seperti aktivitas aerobik yang meningkatkan asupan oksigen dalam darah dan melatih otot-otot tubuh bagian atas, bahkan bila seseorang menyanyi dalam posisi duduk,” ujar Prof. Graham, yang telah melakukan penelitian tentang hubungan menyanyi dan kesehatan selama 30 tahun.

Secara psikologis, menyanyi memberi efek positif dengan menurunkan kadar stres. Jika dilakukan bersama-sama, menyanyi  akan memberi manfaat psikologis yang lebih besar lagi, terlebih jika usaha Anda diapresiasi positif. Sementara, untuk mendapatkan efek positif terhadap tubuh, Anda sebaiknya juga menyanyi dalam posisi tubuh yang tepat, yaitu bernapas melalui diafragma, duduk atau berdiri tegap, sementara bahu, otot wajah, dan leher dalam keadaan relaks.
Lalu, bagaimana dengan pilihan lagunya? Menurutnya, tak perlu terpaku pada lagu tertentu yang disarankan orang lain. Makin Anda senang menyanyikan sebuah lagu,  makin positif pula efeknya bagi diri Anda. (f)
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?