![]()
Dok. Rawpixel
3. Terdiri dari Beberapa Lapis
Masker bedah memiliki 3 lapis filter. Maka pada saat mengenakan masker kain juga sebaiknya yang memiliki beberapa lapisan kain. Hal ini juga disarankan oleh tim Pakar Gugus Tugas Penanganan COVID-19 yang mengenakan masker kain dengan minimal 3 lapis kain untuk meminimalisir penyebaran virus melalui droplet.
4. Tidak Membuat Sulit Bernapas
Walau disarankan untuk mengenakan masker kain dari beberapa lapis, namun jangan sampai pula masker tersebut membuat para penggunanya kesulitan bernapas. Menggunakan masker kain yang membuat sulit bernapas malah akan membuat penggunanya membuka masker berkali-kali yang akan semakin memperbesar peluang penularan COVID-19.
5. Dapat Dicuci dan Dikeringkan Tanpa Mengubah Bentuk
Seperti yang disarankan CDC, kenakan masker kain yang apabila dicuci dan dikeringkan tidak berubah bentuk. Apabila kain berubah bentuk menandakan serat kain yang melonggar. Hal ini akan membuat pengguna masker kain tersebut lebih rentan terhadap penyebaran virus melalui droplet.
Mengenakan masker kain memang diperlukan sebagai langkah alternatif, terutama bagi mereka yang masih harus keluar rumah dan kesulitan mendapatkan masker bedah. Namun selain mengenakan masker kain, tetap penting untuk menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 1.5 meter dan rajin mencuci tangan dengan sabun setidaknya 20 detik untuk meminimalisir penyebaran virus corona. (f)
BACA JUGA :
Siapkan Masker Kain, Mulai 6 April Dimulai Sosialisasi Kewajiban Memakai Masker di Transjakarta, LRT, dan MRT
Masker Kain Alternatif untuk Antisipasi COVID-19, Asal Tetap Jaga Jarak
Desainer Indonesia Ramai Ramai Memproduksi Masker Kain Untuk Lawan COVID19
Topic
#Corona, #masker


