Suite yang dilengkapi living room. Foto: Dok.ARTOTEL Curated
Pameran arsip Raden Saleh & Cikini: Genealogi Ruang, Seni & Ingatan di Taman Ismail Marzuki (TIM) turut menjadi momen perkenalan bagi Paviliun Raden Saleh, sebuah hotel yang dikelola oleh ARTOTEL Curated.
Berlokasi strategis di kawasan Cikini, hotel ini dikelilingi oleh Planetarium Jakarta serta Perpustakaan Jakarta-PDS HB Jassin, dan memiliki akses yang dekat menuju Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Deluxe Room ini seluas 28 m2. Foto: Dok. ARTOTEL Curated
Hotel rancangan arsitek Andra Matin ini hadir sebagai akomodasi yang terutama akan fungsional bagi para seniman (resident artist) yang tengah terlibat dalam pameran atau pertunjukan seni di kompleks TIM, selain tentunya untuk tamu walk-in di kawasan sibuk Cikini.
Salah satu daya tarik uniknya adalah ketersediaan kamar dengan tempat tidur tingkat (bunk bed) yang didesain secara ergonomis sehingga tetap terasa lapang. Lainnya adalah kamar Twin Bed, King Bed, dan Suite, dengan total 139 kamar.
Mengintip living room di Suite. Nyaman, minimalis! Foto: Dok.ARTOTEL Curated
Selaras dengan semangat kesenian di TIM, Paviliun Raden Saleh juga menyediakan ruang khusus untuk berpameran. Selain itu, hotel ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari restoran Eatspace, kolam renang, hingga Meetspace—tiga ruang pertemuan dengan kapasitas 35 hingga 75 orang.
Kehadiran Paviliun Raden Saleh tak hanya sekadar menawarkan tempat menginap, tetapi juga jadi ruang kolaboratif yang menyatukan kenyamanan modern dengan kreativitas. Buat staycation dengan vibes berbeda juga seru! (f)
Baca juga:
Di Balik Gurihnya Butter Tteok, Mengapa Kita Selalu Terobsesi Makanan Viral
Gaya Hari Raya dalam Narasi Mesir dan Maroko ala Buttonscarves
Belanja Modest Fashion di Sisterhood Modest Bazaar 2026
Trifitria Nuragustina




