Food Trend
Di Balik Gurihnya Butter Tteok, Mengapa Kita Selalu Terobsesi Makanan Viral

15 Apr 2026

Foto: Dok. https://eatlittlebird.com/shanghai-butter-mochi/


Belum sempat kita benar-benar move on dari gurihnya pistachio dalam Dubai Chewy Cookie, kini lini masa media sosial sudah direbut oleh primadona baru: Butter Tteok.

Persilangan unik antara butter cake dan mochi ini menawarkan kepuasan tekstur yang instan. Eksteriornya renyah beradu dengan bagian dalam yang kenyal berkat penggunaan tepung ketan.

Kudapan ini hadir dalam berbagai kreasi, mulai dari varian rasa matcha, pendamping saus cocolan (dipping sauce), hingga taburan bubuk kinako.

Butter Tteok diracik dari bahan sederhana seperti telur, gula, krimer kental manis, mentega cair, serta campuran tepung beras ketan dan tapioka. Namun, daya tarik utamanya bukan sekadar resep, melainkan narasi di baliknya.

Penamaan “Shanghai Butter Tteok” yang santer di Korea merupakan taktik pemasaran yang brilian. Penyematan nama kota asing memberikan aura eksotisme yang seketika memicu rasa penasaran. Kita, sebagai konsumen, memang cenderung lebih mudah terpikat pada sesuatu yang terdengar jauh dan baru.

Secara teknis, kudapan ini adalah adaptasi dari Huangyou Niangao, jajanan khas Shanghai yang mengombinasikan kue beras tradisional Tiongkok dengan mentega berlimpah, lalu dipanggang hingga terkaramelisasi.

Akar popularitasnya bisa ditarik hingga ke toko-toko roti ikonik di Shanghai, salah satunya Lussy Bakery, yang menjadi destinasi wajib wisata kuliner di sana. Sebelum melintasi perbatasan negara, Butter Tteok sebenarnya sudah menjadi favorit di sana selama dua tahun terakhir.

Gerbang popularitasnya di Korea baru benar-benar terbuka lebar pada Januari 2026.

Semuanya bermula dari unggahan seorang pengguna aplikasi X yang berbagi pengalaman mencicipi kue ini saat berwisata ke Shanghai.

Unggahan tersebut meledak, memicu efek bola salju di kolom komentar di mana orang-orang mulai berburu kafe lokal di Korea yang menjual menu serupa. Tak butuh waktu lama bagi kafe-kafe di kawasan trendi seperti Apgujeong dan Suwon untuk segera menangkap sinyal tersebut dan menjadikannya menu terbaru.

Melalui algoritma TikTok dan Instagram, Butter Tteok bertransformasi menjadi cara bagi banyak orang untuk tetap terlihat relevan. Unsur #fomo membuat antrean memanjang di berbagai sudut kota.

Dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong dibandingkan tren sebelumnya, Butter Tteok memberikan akses bagi siapa saja untuk ikut serta dalam perbincangan. Ia adalah cermin dari cara kita mengonsumsi sesuatu di era modern: Cepat, visual, dan didorong rasa ingin tahu yang tinggi.

Jadi, setelah melihat seliweran videonya di feed-mu, apakah kamu termasuk yang ikut penasaran mencobanya? (f)

Baca juga:
Project Hail Mary: Persahabatan Lintas Galaksi Demi Selamatkan Bumi
Drama Terbaru Mantan Song Song Couple, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki
5 Fakta di Balik Babydoll, Lagu Viral dari Dominic Fike

 


Trifitria Nuragustina


Topic

#jualbuttettteok, #kuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?