Travel
8 Tip Traveling Bareng Teman Yang Punya Bujet Beda
26 Dec 2019
Foto: pexels5/ Terbuka untuk kemungkinan beda akomodasi
Enaknya traveling bersama-sama adalah bisa berbagi biaya akomodasi. Tapi perbedaan bujet juga bisa kemungkinan beda pilihan akomodasi. Terbuka saja jika ada yang keberatan tinggal di kamar yang mahal atau ada yang bersedia menanggung biaya akomodasi sebagian atau seluruhnya.
6/ Tak harus selalu bareng
Ingat, meski traveling ke suatu daerah bersama, Anda tak harus selalu melakukan aktivitas dan makan bersama. Rencanakan waktu dimana Anda dan teman bebas melakukan aktivitas masing-masing. Ini juga bisa mengurangi stres dan kemungkinan konflik.
Apalagi jika tahu tujuan dan bujet berbeda. Memaksakan teman untuk menikmati makanan atau aktivitas yang tidak sesuai bujetnya, bisa bikin kesal di dalam hati, lho. Kecuali jika Anda ingin membayarinya, dan tidak menganggapnya utang di masa datang.
7/ Seimbangkan antara pengeluaran besar dan yang bisa diirit
Tak semua harus mahal, tapi tak perlu juga selalu ngirit. Saat liburan Anda toh ingin bersenang-senang. Menikmati resto dan jajanan terkenal, boleh-boleh saja. Tapi sesekali irit dengan sesekali belanja di pasar dan memasak untuk makan malam, atau membeli roti untuk sarapan bisa menekan anggaran sekaligus cara lain untuk bersenang-senang bersama.
8/ Tak selalu membagi tagihan sama besar
Meski makan di resto yang sama atau belanja di toko yang sama, tak semua harus dibagi sama besar. Bisa saja Anda cuma memilih menu dari sayuran yang harganya murah sementara teman Anda memilih menu daging yang harganya lebih mahal. Tidak adil kalau dibagi rata 'kan. Lebih baik masing-masing membayar sendiri-sendiri atau sesuai dengan barang dan makanan yang mereka pilih.
Dan, yang terpenting adalah semangat untuk selalu menomorsatukan pertemanan. (f)
Nuri Fajriati
Enaknya traveling bersama-sama adalah bisa berbagi biaya akomodasi. Tapi perbedaan bujet juga bisa kemungkinan beda pilihan akomodasi. Terbuka saja jika ada yang keberatan tinggal di kamar yang mahal atau ada yang bersedia menanggung biaya akomodasi sebagian atau seluruhnya.
6/ Tak harus selalu bareng
Ingat, meski traveling ke suatu daerah bersama, Anda tak harus selalu melakukan aktivitas dan makan bersama. Rencanakan waktu dimana Anda dan teman bebas melakukan aktivitas masing-masing. Ini juga bisa mengurangi stres dan kemungkinan konflik.
Apalagi jika tahu tujuan dan bujet berbeda. Memaksakan teman untuk menikmati makanan atau aktivitas yang tidak sesuai bujetnya, bisa bikin kesal di dalam hati, lho. Kecuali jika Anda ingin membayarinya, dan tidak menganggapnya utang di masa datang.
7/ Seimbangkan antara pengeluaran besar dan yang bisa diirit
Tak semua harus mahal, tapi tak perlu juga selalu ngirit. Saat liburan Anda toh ingin bersenang-senang. Menikmati resto dan jajanan terkenal, boleh-boleh saja. Tapi sesekali irit dengan sesekali belanja di pasar dan memasak untuk makan malam, atau membeli roti untuk sarapan bisa menekan anggaran sekaligus cara lain untuk bersenang-senang bersama.
8/ Tak selalu membagi tagihan sama besar
Meski makan di resto yang sama atau belanja di toko yang sama, tak semua harus dibagi sama besar. Bisa saja Anda cuma memilih menu dari sayuran yang harganya murah sementara teman Anda memilih menu daging yang harganya lebih mahal. Tidak adil kalau dibagi rata 'kan. Lebih baik masing-masing membayar sendiri-sendiri atau sesuai dengan barang dan makanan yang mereka pilih.
Dan, yang terpenting adalah semangat untuk selalu menomorsatukan pertemanan. (f)
Nuri Fajriati
Baca Juga:
Penting Diingat Jika Ingin Ajak Traveling Untuk Rayakan Hari Ibu
5 Pasar Natal Terbaik di Eropa untuk Tradisi Natal Yang Tak Terlupakan
Ini Dia Maskapai Penerbangan Terbaik 2019
Topic
#travel
event
recommended


