
Foto: 123 RF
5. Melintasi Puncak Ribuan Pagoda di Bagan
Salah satu tujuan wisata yang terkenal di Myanmar adalah Bagan. Situs kota tua ini sudah ada sejak abad ke-13 Masehi dan menjadi asal-usul suku Burma yang kini mendiami Myanmar. Ada sekitar 2.500 pagoda yang tersebar di wilayah ini, beberapa di antaranya masih berdiri kokoh. Pagoda-pagoda yang letaknya menyebar ini memiliki keunikan masing-masing, Anda akan jauh dari jemu saat memandangnya.
Salah satu sensasi yang ditawarkan Bagan adalah matahari terbit dari atas lengkung balon udara. Semburat warna jingga perlahan muncul di langit menggantikan gelap malam, serasi dengan lanskap Bagan yang didominasi warna merah dari pagoda dan hijau pepohonan. Puncak-puncak ribuan pagoda bermunculan dari sela-sela kabut tipis yang perlahan menghilang, membuat kota ini terlihat cantik dari berbagai sisi. Jika alam tengah bersahabat, Anda juga bisa terbang di sore hari menjelang matahari terbenam.
Dipelopori pasangan Brett Melzer asal Australia dan istrinya, Khin Omar Win dari Bagan, balon udara di Bagan pertama kali beroperasi pada tahun 1999. Kini, sudah ada tiga operator balon udara yang melayani para turis. ‘Musim’ balon udara biasanya berlangsung dari Oktober hingga Maret. Waktu terbaik adalah Januari, saat langit terlihat lebih jernih.
Harga: 400 USD (Rp4,8 juta) per orang
Faunda Liswijayanti
Topic
#rekomendasiwisata




