4. Bidang Fashion pun Beragam. Tentukan Minat Anda!
“Ada empat bidang dalam dunia fashion yaitu, haute couture, ready-to-wear, leisure gear, dan mass market yang diturunkan dalam busana wanita, busana pria, anak-anak, aksesori, pakaian olahraga, dan sebagainya,” ungkap Rima Insania selaku pemilik Pinx The Label. Berusahalah untuk fokus pada satu bidang karena setiap sub bidang memiliki tingkat kesulitan yang beragam. Boleh saja memilih 2 hingga 3 sub bidang, namun pastikan Anda tetap memahami core desain fashion Anda.
5. Kenali Pesaing Anda
Industri mode merupakan salah satu industri yang memiliki persaingan ketat. Agar dapat terus bertahan, Anda tak cukup hanya dengan memahami kebutuhan konsumen. Anda perlu mempelajari produk yang dijual oleh pesaing Anda. “Tak ada salahnya Anda pun melakukan research untuk mengetahui ‘manuver’ yang dilakukan oleh brand atau desainer lain,” ujar Attina yang juga pemilik Pinx The Label.
6. Siapkan Diri Untuk Terjun Optimal
Terjun di industri mode tidak hanya sebatas mempelajari sketsa atau teknik jahit. Anda harus siap bekerja keras dan mempelajari kemampuan lain yang tak kasat mata seperti komunikasi, beradaptasi dengan berbagai pihak, serta mempelajari mata rantai yang saling terkait dalam dunia mode seperti jurnalis fashion, pemain retail, bahkan fashion stylist. “Dengan mempelajari seluruh peran mereka, Anda akan memiliki pemahaman yang utuh terhadap industri fashion,”saran Neeta R. Aildasani, founder of Mozzo.
7. Inspirasi Tanpa Batas
Inspirasi desain dapat berasal dari mana pun. Anda dapat mencari inspirasi dari berbagai perhelatan rumah mode di kota besar mode dunia, majalah mode, street style, budaya suatu daerah, hingga lukisan. “Jangan takut bermain ke suatu tempat yang sama sekali berbeda dan biarkan pikiran serta jemari Anda menggoreskan desain secara liar. Dari situ, Anda akan melihat intisarinya,” Ujar Malik Mustaram
Topic
#JFW2018




