Sex & Relationship
Saat Kekasih Jadi Tulang Punggung Keluarga

24 Apr 2016



Foto: Fotosearch
 
Kekasih saya sudah yatim piatu dan menjadi tulang punggung keluarga untuk kedua adiknya. Saya membantunya untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik agar penghasilannya berubah. Tapi, saya khawatir dengan gaya hidup adik-adiknya yang boros. Bagaimana agar mereka mengerti bahwa saya dan kekasih juga punya kebutuhan karena sudah merencanakan pernikahan?
 
Rahma - Surabaya
 
Saran Irma Makarim
Dalam keadaan sulit, sifat manusia yang sesungguhnya akan muncul. Sikap kekasih yang Anda nilai berlebihan sesungguhnya merupakan ungkapan rasa sayang yang sangat besar untuk anggota keluarganya. Meski begitu, bantuan tersebut tentu saja harus disesuaikan dengan kemampuan kekasih.
            Coba ajak kekasih untuk mengomunikasikan kondisinya kepada adik-adik agar ia tidak perlu memikul beban ini seorang diri. Kondisi ini mungkin akan membuat Anda kurang nyaman, tapi tentu tetap ada sisi positifnya. Sebelum ke jenjang pernikahan, Anda dan kekasih diberikan kesempatan untuk saling mengenal dan melihat hubungan yang telah Anda bina.
            Kesiapan Anda dan kekasih untuk saling mendampingi akan menentukan arah hubungan Anda. Ini kesempatan Anda dan kekasih untuk menilai dengan jujur, apakah Anda berdua bisa saling memahami.
                                                                          
Saran Monty Satiadarma
Status Anda masih ‘kekasih’ dan belum ada ikatan rumah tangga. Oleh karena itu, Anda belum memiliki hak untuk ikut campur dalam kehidupan adik-adik kekasih. Namun, Anda dapat memberikan saran kepada kekasih bahwa ia harus mewaspadai risiko sikap adik-adiknya yang bisa membawa dampak kurang baik bagi kehidupan mereka kelak.
            Selain itu, Anda perlu juga memahami bahwa kekasih Anda merasa amat bertanggung jawab atas perkembangan dan kehidupan adik-adiknya. Tidak sekadar dilandasi kebutuhan materi dan finansial, tetapi juga perlu dilandasi oleh kedewasaan dan kesiapan menghadapi kehidupan lebih lanjut.
            Sebaiknya hindari intervensi langsung. Langkah itu dapat menimbulkan kesenjangan komunikasi antara adik-adiknya dengan Anda dan dapat mempersulit masalah. Niat Anda boleh jadi baik, akan tetapi niat baik tidak senantiasa bisa disikapi dengan baik oleh penerimanya.


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?