
Foto: 123RF
Bapak rumah tangga yang secara ekonomi bergantung penuh pada istri, lima kali lebih rawan selingkuh dibandingkan pria lainnya. Hasil studi yang terbit di American Sociological Review itu mengungkap bahwa kecenderungannya mencapai 15%. “Aksi selingkuh ini bisa jadi merupakan cara mereka untuk mengembalikan kejantanan mereka. Sekaligus menjadi cara pria untuk membuat jarak, atau ‘menghukum’ sang istri yang berpenghasilan lebih tinggi,” ungkap Christin L. Munsch, Asisten Profesor Sosiologi dari University of Connecticut, yang mengepalai studi ini. (f)



