
Pangeran Matahari, Musuh Bebuyutan Wiro
Bila di film, musuh pertama Wiro adalah Mahesa Birawa, yang tak lain adalah Sunyaragi, kakak seperguruannya yang membunuh kedua orangnya. Tapi, musuh bebuyutan Wiro adalah Pangeran Matahari, pendekar dari Gunung Merapi.
Pangeran Matahari adalah Raden Anom, murid pendekar berjuluk si Muka Bangkai. Raden Anom berusia 19 tahun, saat sudah lulus dari tempaan gurunya. Anom adalah seorang pemuda berambut hitam tebal, berdagu kukuh dengan lagak yang congkak. Bila Sinto Gendeng memberi baju Wiro putih-putih, Muka Bangkai memberi muridnya baju hitam dengan hiasan dada berupa gunung biru dengan matahari merah di atasnya.
Sebelum melepas ke rimba persilatan, sang Guru memberikan wejangan, bahwa ia boleh melabrak siapapun –baik dari golongan putih maupun hitam-yang menghalangi langkahnya. Muka Bangka juga memberi tahu, bahwa lawan tanding setara Anom adalah Wiro Sableng pendekar petualang yang dididik oleh Sinto Gendeng di Gunung Gede. Menurut sang guru, satu hal keunggulan Anom dari Wiro adalah Anom memiliki kelicikan yang tidak dipunyai Wiro.
Nama Pangeran Matahari disematkan oleh Muka Bangkai pada Raden Anom karena pada hari ia dilepas berpetualang itu terjadi gerhana matahari. Menurut gurunya, nama itu sesuai dengan perangai Anom yang congkak dan gampang panas.
Pangeran Matahari memang terbukti menggunakan segala cara untuk mengalahkan Wiro. Bahkan, ia pernah menyamar menjadi juru kunci makam Pangeran Banowo untuk memfitnah Wiro sebagai pemerkosa dan pembunuh wanita.
Topic
#wirosableng, #212, #pendekar212


