Kimberly Nasri membagikan pengalamannya sebagai pengusaha yang berani buka usaha di masa sulit pandemi Covid-19. Foto: Ardi ArhamTahun 2025 diprediksi menjadi tahun yang cukup sulit bagi para pelaku usaha. Namun Kimberly Nasri tetap optimis menyambut 2025 berkat pengalaman membangun bisnis di tengah masa sulit pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu hingga produknya terus berkembang dan diminati pasar hingga kini.
Para Sahabat Wanita Wirausaha Femina perlu banget, nih, menimba ilmu dari kiat usaha yang dijalankan Kimberly dan rekannya, Stefany Dewi Anggraini, dalam membangun ELMER Soap, Perfumery & Gift di tengah masa-masa sulit.
Hikmah pandemi dan idealisme startup
Jika ditanya mengapa Kim dan Stefany nekat membangun usaha di tengah pandemi Covid-19 padahal banyak usaha lain justru gulung tikar di masa itu, jawabannya adalah mereka ingin memiliki usaha yang menunjang kebutuhan orang banyak."Saya memulai soap and perfumery brand Elmer ini awalnya karena melihat orang-orang yang sibuk mempertahankan kebersihan dengan cuci tangan secara rutin. Aktivitas ini menurut saya bisa bikin jenuh. Dan kami ingin membuatnya menjadi rutinitas yang menyenangkan dan menenangkan," cerita Kim saat menjadi pembicara di acara Founders' Meet Up Tren Bisnis 2025 - Bikin Usahamu Naik Kelas yang diadakan Akademi Femina dan Wanita Wirausaha Femina didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.
Di hadapan para tamu undangan Wanita Wirausaha Femina, Kim mengisahkan awal usahanya yang dirintis dari memproduksi aromatic hand soap hingga kini dikenal sebagai jenama personal care yang elegan di Indonesia.
Saat ini, Elmer telah diproduksi sepenuhnya di pabrik terstandarisasi dengan ratusan ribu kemasan yang terjual, mulai dari hand soap, body wash, hingga hand sanitizer. Produknya pun sudah memiliki 8 varian wewangian, dan terus bertambah setiap tahunnya. Tak hanya itu, Elmer juga memiliki lini bisnis gift dan hampers yang melayani berbagai kebutuhan musiman, mulai dari pernikahan, ulang tahun, Lebaran, Natal dan sebagainya.
Produk Elmer kini sudah menambah koleksi hingga 40-an jenis dengan lebih dari 8 varian dan akan terus bertambah. Foto: Dok. Elmer Bidik Gen Z sejak awal
Tampilan kemasan, wewangian, serta logo Elmer, diakui Kim telah didesain sesuai target pasar yang dibidik. Pada saat itu, Elmer memang dibuat untuk memanjakan pasar wanita muda berusia 20 hingga 30-an tahun. "Jadi, kami sengaja membuat packaging yang cantik untuk digunakan sehari-hari. Dan untuk hampers, juga didesain simpel serta elegan untuk dibagikan ke calon maupun customer Gen Z lainnya," jelas Kim.
Walau telah sukses bertahan dari era pandemi Covid-19 hingga saat ini dengan jenama personal care, Kim tidak pelit ilmu maupun mendengarkan masukan sesama pebisnis lainnya. Foto: Ardi ArhamKolaborasi dan pahami customer
Menurut Kim, kiatnya bertahan selama ini sebagai pebisnis startup adalah dengan selalu melihat perkembangan tren dan pasar. Sebagai pebisnis, Kim merasa jiwa yang fleksibel terhadap perubahan serta semangat pantang menyerah adalah dua hal yang wajib dimiliki."Terutama di era bisnis sekarang, kita tidak bisa melihat ada perubahan apa berikutnya. Jadi, harus tetap fleksibel dan memiliki positive mindset untuk menghadapi setiap perubahan," pesannya.
Terlebih dengan ketidakpastian ekonomi politik seperti yang tengah melanda saat ini, kebiasaan customer yang bergeser juga perlu dipelajari pelan-pelan. Bagi pebisnis startup, tantangan perubahan perekonomian yang kurang menguntungkan di tengah size usaha yang masih berkembang perlu dihadapi dengan solusi dan inovasi baru dalam usaha.
"Hal yang paling membantu bagi saya adalah berbincang dengan para pebisnis lainnya. Baik yang industrinya sama atau berbeda, itu sangat membantu bagi kita dan bahkan tidak sedikit keputusan yang dibikin atas dasar masukan dari pebisnis lainnya," Kim berbagi tip.
Selain semangat untuk selalu mencari terobosan mengatasi kesulitan, Elmer tidak berhenti mengembangkan sayap pemasaran dari berbagai sisi. Mulai dari mengelola pemasaran digital yang sesuai dengan target pasar, memanfaatkan media sosial untuk kebutuhan branding dan marketing, hingga melakukan kolaborasi.
"Kami sangat terbuka berkolaborasi dengan produk yang komplementer dengan Elmer. Misalnya, kami pernah berkolaborasi dengan brand handuk yang produknya, tentu saja, komplementer dan memiliki pangsa pasar serupa," ujar Kim.
Jaga core value dan kelola keuangan dengan baik
Bagi Kim dan mitranya, membesarkan jenama produk perawatan personal harus tetap berpegang pada core value yang dimiliki. Sejak awal hingga sekarang, Elmer tetap memantapkan diri sebagai produk perawatan personal premium. Walaupun industri produk personal maupun skincare di Indonesia semakin berkembang dan ramai, Kim yakin jika ia terus berpegang teguh pada core value jenama miliknya, pencinta produk Elmer juga akan tetap setia."Kita harus pegang pakem produknya dari awal dan jangan mudah tergoyahkan tren. Boleh saja mengadopsi tren tapi harus punya brand identity yang kuat sehingga customer juga akan loyal," Kim menambahkan.
Selain itu, dalam menjalankan usaha sebagai startup, Kim dan mitranya juga selalu belajar mengelola cash flow. "Awalnya, kita belajar cash flow dan mengatur keuangan sendiri. Namun sekarang kita bisa memanfaatkan software untuk membantu kita mengatur keuangan bisnis. Intinya, jangan segan untuk meng-handle sendiri yang belum bisa didelegasikan ke orang lain, tapi jangan semua dikerjakan sendiri juga," kata Kim menutup perbincangan.
Sahabat Wirausaha Femina, menarik sekali pelajaran dari Kimberly ini. Kita tidak perlu lagi overthinking menghadapi tantangan bisnis di tahun depan. Tetap berpikiran terbuka dan semangat mencari solusi terbaik, agar usaha juga terus maju dan tidak berhenti di jalan, bisa jadi langkah yang bisa dicontoh. (f)
Baca juga:
Bank Rakyat Indonesia Hadirkan Figur Inspiratif Lokal untuk Memotivasi Para Pelaku Usaha
Akademi Femina dan BRI Bagikan Tip Bikin Usaha Naik Kelas di Tahun 2025
Unggul di Dimensi Data dan Kolaborasi, BRI Raih Penghargaan di Digital Banking Awards 2024
Laili Damayanti
Topic
#TipUsahaStartup, #PandemicBusiness, #FoundersMeetUp, #KimberlyNasri




