Money
Agar Tak Rusak Pertemanan, Lakukan Hal Ini saat Split Bill

21 Mar 2022

Makan bareng teman
Foto: Ivan Samkov from Pexels
 

Saat seorang teman mengajak keluar makan bersama, mungkin Anda pernah mengalami kebingungan siapa sih yang harus membayar tagihan makanan dan minuman yang sudah dipesan. Meski terkesan sepele namun situasi ini bisa bikin serba salah. Sebab beberapa orang masih ada yang beranggapan jika ada ajakan makan itu berarti salah satu pihak lah yang akan membayarnya.

Tapi daripada pusing memikirkan siapa yang bakal mentraktir, kenapa tak langsung memakai sistem split bill saja dari awal. Split bill sendiri bisa diartikan untuk memisahkan tagihan, di mana ketika urusan makan kelar masing-masing orang meminta tagihannya untuk dipisah dan membayarnya sendiri-sendiri.  

Sayangnya, meski terdengar cukup mudah untuk diterapkan, split bill ini pun tetap bisa jadi sumber konflik dengan teman. Misalnya untuk suatu alasan, Anda kemudian berinisiatif membayar terlebih dahulu tagihan milik teman. Setelah momen itu, sang teman justru membiarkannya berlarut sampai membuat Anda menagihnya terlebih dahulu. Ingat, urusan uang bisa jadi hal yang sensitif. Jadi sebelum hubungan pertemanan rusak, Anda bisa melakukan beberapa hal ini saat memutuskan untuk split bill.

1/ Sepakati cara membayar split bill

Ada baiknya sebelum keluar makan bersama tanyakan terlebih dahulu dengan teman cara pembayaran seperti apa yang akan dipakai. Misalnya saja apakah dalam acara itu akan memesan beberapa porsi sekaligus dan dimakan bersama-sama kemudian tagihan dibagi rata. Ataukah masing-masing orang memesan makanan dan membayar tagihan sendiri.

Namun seperti dikutip dari Money Crashers meminta tagihan yang terpisah adalah cara yang paling adil karena setiap orang akan membayar sesuai dengan bagiannya. Misalnya jika seseorang memesan salad sementara yang lain memesan steak. Tentunya akan keberatan bila harus mengeluarkan uang untuk membayar apa yang tak ia makan.

Metode bisa diterapkan baik untuk pembayaran secara tunai maupun non tunai. Kelemahan metode ini akan lebih memakan waktu karena kasir mungkin akan memerlukan waktu lebih lama untuk menghitung masing-masing tagihan setiap orang.
 

2/ Langsung bayar

Sementara itu, artikel di Economic Times menulis saat ada salah satu teman yang menawarkan diri atau ditunjuk untuk membayar tagihan terlebih dahulu jangan menunda untuk segera membayar bagian tagihan Anda. Namun bila kebetulan Anda tak bisa langsung membayar, sampaikan permintaan maaf pada teman Anda dan minta untuk mengingatkan tagihan yang belum dibayar. Dengan keterbukaan ini, Anda akan terhindar dari perasaan yang tak enak dan relasi dengan teman pun terjaga.
 

3/ Pakai aplikasi split bill

Bila soal tagih menagih membuat Anda merasa kurang nyaman, kini sudah banyak lo aplikasi yang mempermudah untuk berbagi tagihan. Anda tak perlu lagi repot menghitung secara manual berapa jumlah tagihan masing-masing orang. Bahkan, aplikasi split bill ini juga bisa berfungsi untuk melacak atau mencatat serta mengirimkan jumlah tagihan bila ada salah satu teman yang belum membayar. Beberapa aplikasi yang bisa Anda temui di Google Play Store dan App Store antara lain Splitwise, Settle Up, Splittr, dan juga Splid. Selain itu Anda juga mengeksplorasi bank digital yang ada di Indonesia karena beberapa di antaranya sudah memasukkan fitur split bill untuk memfasilitasi berbagi tagihan. (f) 


Baca Juga: 
4 Alasan Kenapa Wanita Harus Melek Finansial
Sering Merasa Insecure Soal Keuangan? Coba Atasi dengan 5 Tips Ini
Ini Keuntungan Merencanakan Finansial Bersama Perencana Keuangan Pribadi



Topic

#Keuangan, #BerbagiTagihan, #SplitBill

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?