Sex & Relationship
Pantang Dilakukan Setelah Putus

20 Feb 2013


Nggak mau, kan, si dia menyangka kita masih ngarep?


Dosa #1: Menelpon Dia Setiap Mengingatnya
Jangan pernah berpikir untuk menelepon dia dengan alasan apa pun walau Anda terus terbayang-bayang dirinya. Lebih baik alihkan perasaan dengan menelepon sahabat atau nyokap untuk mencurahkan emosi yang kita rasakan.

Dosa #2: Menceritakan Perasaan di Twitter atau Facebook
Sesakit-sakitnya hati kita, jangan curhat di Twitter atau Facebook. Teman-teman akan menganggap Anda benar-benar merasa patah hati.
Lagipula, putus cinta adalah hal biasa, kok. Banyak orang berhasil melewati masa-masa kelam, Anda pun pasti bisa.







Dosa #3: Potong Rambut
Bisa dibilang potong rambut adalah ritual wajib, setiap baru putus. Lebih baik Anda tidak melakukannya. Jika Anda tidak ingin teman, bahkan si dia, melihat Anda sangat frustasi. Kalaupun Anda berniat ke salon, habiskan waktu dengan melakukan berbagai perawatan, seperti creambath, lulur, atau body spa. Saatnya me time!

Dosa #4: Mencoba Tetap Berteman
Walau Anda sudah siap untuk berteman, hargailah perasaan dia. Biar bagaimana pun, mantan kekasih Anda memerlukan waktu untuk mengobati sakit hatinya. Apalagi, Anda dan si dia pernah melewati banyak momen bersama. Tunggu hingga waktu menunjukkan si dia dan Anda sudah siap untuk berteman.

Dosa #5: Langsung Jadian Dengan Cowok Lain
Hei, jangan lakukan ini, kecuali Anda benar-benar memang mencintai cowok tersebut –walau rasanya tidak mungkin Anda bisa langsung jatuh cinta. Biarkan hati Anda pulih kembali, baru lah mulai membuka hati. Cowok mana pun pasti tidak ingin dijadikan ban serep atau pelampiasan emosi. (GIE/FOTOSEARCH)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?