Career
Ditindas Pria di Kantor

13 Jul 2012

Cewek dan cowok memang nggak sama, masing-masing punya perbedaan dalam berpikir, tingkah laku, sampai cara dalam menyelesaikan masalah. Berbagai hal yang nggak sejalan tersebut, ternyata bikin kita cenderung diremehkan cowok di lingkungan kerja. Nggak bisa tinggal diam, nih. Jangan mau diremehkan rekan kerja cowok!




Akibat terkesan lemah
Sadar atau nggak, di masyarakat berkembang stereotip bahwa cewek, tuh, lemah dan cowok lebih tangguh. Hal tersebut membuat kita cenderung diremehkan, baik di lingkungan sosial, juga lingkungan kerja. Menurut Hayu Prima Indrastuti dari Experd Consultant, tanpa disadari sebenarnya kita juga mengambil keuntungan dari proses diremehkan tersebut.
“Untuk tugas yang membutuhkan fisik, biasanya kita mengandalkan pria. Seperti mengangkat kardus dan menggeser meja, yang sebenarnya mampu dikerjakan sendiri. Alasan keselamatan juga menjadi cara kita supaya diantar pulang saat lembur malam,” jelas Hayu.
Sayangnya, hal tersebut justru menjadi bumerang bagi kita sendiri. Kita dianggap nggak mampu menjaga diri dan mengatasi masalah sendirian. “Itulah mengapa rekan kerja atau atasan pria cenderung ragu memberi kita tanggung jawab lebih dalam pekerjaan. Bisa jadi, kita sendiri, tuh, yang menyebabkan mereka meremehkan kita,” tambah Hayu lagi.

Logika VS perasaan
Perbedaan pola pikir kita dengan cowok, sedikit banyak menjadi penyebab kita sering diremehkan. Pria mengambil keputusan memakai logika, berbeda dengan kita yang memakai perasaan. Contohnya, saat menentukan tempat makan siang. Jika pria memilih resto A karena menunya enak, tapi kita menolak dengan alasan tempat yang panas, atau pelayan yang nggak ramah.
Kelebihan kita yang detail dan kritis juga dianggap remeh para pria.
“Kita dianggap cerewet karena terlalu banyak bertanya. Padahal, maksudnya, kan, supaya semua benar-benar jelas dan nggak ada hal yang terlewatkan,” tambah Hayu.
Kita juga sering diremehkan saat berhadapan dengan teknologi. Tugas mengedit foto, instal program komputer, atau sekedar mengirim fax mungkin nggak diberikan pada kita. “Menurut pria, kita butuh waktu lama untuk mempelajarinya. Daripada membaca buku petunjuk, kita lebih senang bertanya dan minta diajarkan. Hal itu dianggap merepotkan para pria,” tambah Hayu lagi.

Pengaruhi karier
Diremehkan nggak cuma bikin makan hati tapi juga memengaruhi kelangsungan karier. Hayu bilang, akibat sering dianggap lemah dan nggak mampu, kita jarang diberi tugas menantang dalam pekerjaan. Akibatnya kita jadi pesimis dan cenderung nggak terpacu untuk lebih produktif.
“Pada beberapa perusahaan, rekan kerja cowok juga bisa mendapat pendapatan lebih besar daripada cewek meski posisinya setara. Alasannya, cowok dianggap tulang punggung yang bertanggung jawab terhadap keluarganya,” kata Hayu.
Gawatnya lagi, karena cewek dianggap lebih emosional dan labil, kemungkinan dipromosikan lebih kecil. Akibatnya, kita harus berusaha ke atasan bahwa kita juga mampu dipercaya. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?