Sex & Relationship
Berteman dengan Ex-Gebetan?

8 Jul 2014



















Nggak semua cowok dengan kriteria idaman yang sudah kita list ternyata cocok dijadikan pacar. Ternyata setelah pdkt dan mengenal lebih dekat, si gebetan lebih nyaman dijadikan teman.
Takut jadi awkward? CC punya do’s and don’t’s nya kok!

Hindari Flirting
Masa-masa kita flirting dengan dia sudah lewat, tuh! Jadi, kita harus bisa membatasai candaan. Jangan sampai guyonan yang kita bikin berbau flirting. Nggak hanya dianya yang bisa merasa nggak nyaman, kita sendiri juga bisa ‘main hati’ jadinya.

Just Friend
Nyaman banget ngobrol dengan si ex gebetan ini! Jelas saja, secara kita sudah pdkt lama dengan dia. Pastinya kenal dia dong dan dia kenal kita juga. Tahu apa yang kita suka dan nggak suka. Namun tetap beri pagar pada rasa nyaman ini dengan dua kata—just friend!

Kok Cemburu?
Jangan cemburu kalau ternyata bukan hanya kita teman dekat ceweknya. Kita dan dia hanya teman lho! Kalau dia dekat dengan yang lain atau punya teman dekat cewek yang lain kita nggak punya hak untuk cemburu. Kontrol perasaan itu penting!

Tidak Setiap Saat Ada
Terkadang ketika hubungan ternyata lebih nyaman dan terasa dekat ketika status pacaran tidak ada ataupun kehilangan minat untuk mengincarnya menjadi pacar timbul perasaan ingin memonopoli dia.
Eits, kita hanya temenan lho dengan dia. Wajar jika dia tidak selalu ada buat kita.

Jangan Asal ‘Gandeng’
Kalau sudah nyambung banget dan nyaman dengan si dia terkadang ketika jalan tanpa sadar tangan kita santai aja gandeng si ex gebetan. Hmm..boleh-boleh saja sih tapi jangan sampai kebablasan, ntar timbul rasa susah deh!
Masalahnya, kitanya balik suka dianya biasa aja. Pertemanan jadi nggak nyaman ‘kan?

Berteman dengan yang Lain
Bukalah diri dengan cowok-cowok yang lain. Jangan hanya bergaul dengan dia atau jalannya sama dia saja. Lewat kita akrab juga dengan teman-teman cowok lain, perasaan happy jalan dengan lawan jenis tidak akan dimonopoli oleh si ex gebetan.

ESTER PANDIANGAN - FOTOSEARCH


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?