Siapa, sih, yang nggak menyukai pasangan yang gentle maupun berotak encer? Namun, bila kita tetap bisa menyukai seseorang ketika sudah tahu kekurangannya justru lebih dekat dengan cinta sejati. Nih, CC beberkan 6 tanda lain kita sudah menemukannya…
Apa adanya
Kita menyayangi dia apa adanya—baik atau buruk dan di saat senang ataupun susah--kita tetap memiliki perasaan yang sama.
Dia membuat senang
Si dia membuat kita mensyukuri hidup hanya dengan keberadaannya. Hmm... mungkin terkesan 'romantis lebay', tapi kita pasti pernah mengalami perasaan bahagia hanya dengan melihat orang spesial itu.
Chemistry
Ada chemistry di antara kita dan dia yang nggak kelihatan, tapi bisa dirasakan. Misalnya feeling bakal ketemu dia, eh, ternyata beneran ketemu bahkan ketika bertatapan mata dengannya seperti ada sengatan listrik.
Mengisi satu sama lain
Kita dan dia saling mengisi. Nggak harus punya hobi ataupun kesenangan yang sama sih, tapi ketika bareng dia semua terasa klop.
Berjuang titik darah penghabisan
Cinta sejati akan membuat kita berjuang sampai titik darah penghabisan untuknya. Nggak ada yang memalukan dari berjuang, lebih baik berjuang ketimbang menyesal kemudian.
Nggak memaksakan
Cinta sejati nggak memaksakan seseorang untuk berada bersamanya—jika itu memang bukan keinginannya. Biasanya, sih, waktu yang bakal menjawab kalau memang seseorang tersebut ditakdirkan untuk kita.
Apa adanya
Kita menyayangi dia apa adanya—baik atau buruk dan di saat senang ataupun susah--kita tetap memiliki perasaan yang sama.
Dia membuat senang
Si dia membuat kita mensyukuri hidup hanya dengan keberadaannya. Hmm... mungkin terkesan 'romantis lebay', tapi kita pasti pernah mengalami perasaan bahagia hanya dengan melihat orang spesial itu.
Chemistry
Ada chemistry di antara kita dan dia yang nggak kelihatan, tapi bisa dirasakan. Misalnya feeling bakal ketemu dia, eh, ternyata beneran ketemu bahkan ketika bertatapan mata dengannya seperti ada sengatan listrik.
Mengisi satu sama lain
Kita dan dia saling mengisi. Nggak harus punya hobi ataupun kesenangan yang sama sih, tapi ketika bareng dia semua terasa klop.
Berjuang titik darah penghabisan
Cinta sejati akan membuat kita berjuang sampai titik darah penghabisan untuknya. Nggak ada yang memalukan dari berjuang, lebih baik berjuang ketimbang menyesal kemudian.
Nggak memaksakan
Cinta sejati nggak memaksakan seseorang untuk berada bersamanya—jika itu memang bukan keinginannya. Biasanya, sih, waktu yang bakal menjawab kalau memang seseorang tersebut ditakdirkan untuk kita.


