Iya, sih, Anda kesepian dan kangen banget dengan pacar. Tapi sebaiknya jangan lakukan hal ini jika nggak ingin hubungan Anda berakhir.
Mendadak berkunjung
Meski Anda ingin memberi kejutan, minimal tanyakan dulu kegiatannya. Jangan sampai kedatangan Anda malah merepotkan si dia. Nggak mau, kan, akibat pacar sibuk, Anda malah merasa ditelantarkan. Ujung-ujungnya malah bertengkar.
Pamer di Path
CC yakin, setiap kali Anda chatting dengan pacar, pasti saling menyampaikan rasa kangen. Semesra-mesranya Anda dengan pacar di Whatsapp, nggak perlu meng-capture-nya lalu mem-posting pesan tersebut di Path. Belum tentu pacar setuju dengan sikap pamer Anda.
Kirim pesan di socmed
Anda, kan, sudah sering chatting, lalu buat apa lagi terus-menerus menyampaikan kegalauan Anda di socmed—plus me-mention si dia. Dijamin, rasa kangen si dia makin lama menipis, seiring terlalu seringnya Anda mengumbar perasaan.
Mengeluh melulu
Saat Anda chatting atau Skype dengannya, Anda selalu menceritakan situasi kantor yang nggak nyaman atau jalanan macet. Hei, Anda dan dia saja jarang bertemu, kenapa, sih, nggak digunakan untuk menceritakan hal yang lucu. Lama-lama pacar bosan jadi tong sampah Anda.
Coba kamu di sini…
Akibat LDR tentunya banyak momen yang terpaksa Anda lalui sendirian. Misal, ultah nggak dirayakan bersamanya. Tapi masa, sih, setiap kali sendiri Anda harus mengatakan, “Ah, coba kamu di sini…” Tandanya Anda belum siap menjalankan hubungan ini.
Pesan negatif
Setiap kali Anda mengirim pesan, Anda selalu bertanya, “Lagi ngapain? Kamu di mana sekarang, dengan siapa?” Kesannya Anda nggak pernah bisa memercayainya. Ganti pesan Anda dengan yang lebih positif agar nggak membuatnya jengkel. Misal, “Lagi makan bareng teman-teman kantor, ya? Salam untuk mereka, ya.” (SM/FOTO: FOTOSEARCH)
Meski Anda ingin memberi kejutan, minimal tanyakan dulu kegiatannya. Jangan sampai kedatangan Anda malah merepotkan si dia. Nggak mau, kan, akibat pacar sibuk, Anda malah merasa ditelantarkan. Ujung-ujungnya malah bertengkar.
Pamer di Path
CC yakin, setiap kali Anda chatting dengan pacar, pasti saling menyampaikan rasa kangen. Semesra-mesranya Anda dengan pacar di Whatsapp, nggak perlu meng-capture-nya lalu mem-posting pesan tersebut di Path. Belum tentu pacar setuju dengan sikap pamer Anda.
Kirim pesan di socmed
Anda, kan, sudah sering chatting, lalu buat apa lagi terus-menerus menyampaikan kegalauan Anda di socmed—plus me-mention si dia. Dijamin, rasa kangen si dia makin lama menipis, seiring terlalu seringnya Anda mengumbar perasaan.
Mengeluh melulu
Saat Anda chatting atau Skype dengannya, Anda selalu menceritakan situasi kantor yang nggak nyaman atau jalanan macet. Hei, Anda dan dia saja jarang bertemu, kenapa, sih, nggak digunakan untuk menceritakan hal yang lucu. Lama-lama pacar bosan jadi tong sampah Anda.
Coba kamu di sini…
Akibat LDR tentunya banyak momen yang terpaksa Anda lalui sendirian. Misal, ultah nggak dirayakan bersamanya. Tapi masa, sih, setiap kali sendiri Anda harus mengatakan, “Ah, coba kamu di sini…” Tandanya Anda belum siap menjalankan hubungan ini.
Pesan negatif
Setiap kali Anda mengirim pesan, Anda selalu bertanya, “Lagi ngapain? Kamu di mana sekarang, dengan siapa?” Kesannya Anda nggak pernah bisa memercayainya. Ganti pesan Anda dengan yang lebih positif agar nggak membuatnya jengkel. Misal, “Lagi makan bareng teman-teman kantor, ya? Salam untuk mereka, ya.” (SM/FOTO: FOTOSEARCH)


