
1. Sisihkan di Awal Gajian
Saat tanggal gajian, langsung sisihkan 10% dana untuk menabung. Pisahkan dan jangan tunggu sampai akhir bulan. Karena jika menunggu di akhir-akhir pasti dana tersebut akan terpakai.
2. Catat Pengeluaran
Mencatat semua pengeluaran akan membuat Anda jadi punya data kemana saja uang yang Anda pakai. Sebaiknya buatlah rincian pengeluaran secara teratur setiap harinya.
3. Pisahkan Fungsi Uang
mengatur atau memisahkan uang, misalnya untuk kebutuhan sehari-hari (makan, pulsa, listrik), entertain atau dana bersenang-senang dan uang tabungan. Sebisa mungkin pisahkan uang tersebut di rekening yang berbeda.
4. Motivasi diri
Teruslah memotivasi diri untuk tujuan menabung. Misalnya Anda menabung untuk dana liburan bersama pasangan, membeli mobil baru, mencicil rumah, dan lainnya. Anda makin termotivasi untuk menabung jika Anda menentukan tujuan sejak awal.
5. Target jangka waktu
Usahakan menabung ini ada target jangka waktunya. Misal menabung dalam jangka waktu 2 tahun untuk membeli kendaraan, menabung jangka waktu 5 tahun untuk modal bisnis, atau menabung 10 tahun untuk dana pendidikan anak di masa depan.
6. Simpan koin
Kumpulkan koin atau uang recehan ke dalam kotak khusus. Uang yang awalnya sedikit ini jika dikumpulkan terus menerus bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak.
7. Kurangi jajan
Jika biasanya Anda suka jajan seperti kopi atau camilan kecil lainnya. Sebaiknya mulai kurangi kebiasaan tersebut. Uang yang rutin digunakan untuk jajan itu bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.
Ratih Fitrina
Foto: Dok. Fotosearch


