
Foto: RFF
Jangan sepelekan jika Anda sering merasa kebas, kram, atau kesemutan. Bisa jadi itu pertanda Anda terkena neuropati atau kerusakan saraf tepi. “Kerusakan saraf tepi ini bisa dipicu oleh faktor penuaan, diabetes, defisiensi vitamin B, atau bisa juga karena gaya hidup, penyakit ginjal, hati, tiroid, trauma, dan infeksi,” jelas dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), dalam acara Kampanye Lawan Neuropati, April lalu, di Jakarta.
Menurut Holger Guenzel, Direktur Divisi Consumer Health PT Merck Tbk, salah satu upaya preventif gangguan kesehatan ini maka telah diciptakan gerakan Neuromove - aktivitas fisik (senam) untuk memelihara kesehatan syaraf dan mencegah neuropati – oleh Merck yang bekerja sama dengan PERDOSSI dan para ahli kesehatan.
Gerakan senam Neuromove ini telah disosialisasikan ke berbagai klub senam, perkantoran dan instansi pemerintah sejak tahun lalu. Selain melakukan senam, upaya pencegahan lainnya, menurut dr. Manfaluthy, adalah dengan menerapkan gaya hidup yang benar seperti tidur cukup dan konsumsi vitamin B1, B6 dan B12 serta gizi seimbang.
Kampanye edukatif dengan slogan ‘Lawan Neuropati’ ini untuk pertamakalinya didengungkan secara formal pada Pekan Neuropati 8-15 Mei lalu di Jakarta, sejalan dengan Neuropathy Awareness Week sedunia 12-16 Mei 2016.. Puncak acara yang bertempat di Pantai Karnaval Ancol ditutup dengan pemecahan rekor MURI untuk pemeriksaan gratis kesehatan syaraf terbanyak, peserta senam Neuromove terbanyak dan penggunaan tagar #LawanNeuropati di media sosial terbanyak.
Hasil survei Merck Neuropathy Check Points Neurobian tahun 2015 menyebutkan, 43% dari 16.800 orang di 15 kota di Indonesia rentan terkena neuropati akibat aktivitas seperti terlalu lama mengetik di gadget, duduk di posisi sama selama berjam-jam, dan sering mengenakan sepatu hak tinggi. Neuropati sebetulnya bisa dicegah. Bagi orang-orang yang aktivitas sehari-harinya lebih banyak dalam posisi diam, perlu meluangkan waktu tiap hari di sela kesibukan dengan senam ringan selama beberapa menit saja. Hal ini ternyata bisa membuat peredaran darah lancar dan terhindar dari kerusakan saraf tepi. (f)


