
Foto: Fotosearch
Dunia kuliner saat ini sudah menembus batas-batas geografi. Makanan khas dari satu negara bisa ditemukan dan dinikmati di mana saja. Di kota-kota besar seperti Jakarta, mudah kita temui jajanan khas mancanegara, termasuk yang dijajakan di pinggir jalan. Tak ada salahnya menantang petualangan lidah kita.
Namun, sebagai penikmat makanan, penting juga untuk mengetahui keseimbangan nilai gizi masing-masing jajanan populer ini. Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Hindah Muaris, memberikan bekal info dan rambu yang perlu Anda perhatikan saat menyantap jajanan kaya rasa ini.
1/ Okonomiyaki (+ 200 kalori per porsi (1/5 bagian)
Semacam puyonghai (fu yong hai). Terbuat dari adonan tepung terigu dan telur ayam dengan isi irisan kol, bawang daun, potongan ikan, daging sapi, udang, cumi-cumi, dan lainnya sesuai dengan selera, dan digoreng di atas wajan datar (biasa disebut teppan). Disajikan bersama mayones, serutan ikan bonito asap (kastuobushi), rumput laut kering (aonori), dan saus okonomiyaki yang manis.
Tinjauan gizi: Mengingat kalorinya yang sangat tinggi, jajanan ini idealnya dimakan beramai-ramai. Sedikit saja, sudah cukup mengenyangkan. “Komposisi sumber kalori dari protein cukup mendominasi makanan ini,” ujar Hindah Muaris, pakar kuliner dari Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Ia juga menyarankan untuk memilih makanan yang bahannya segar.
2/ Takoyaki (+ 53 kalori per buah)
Bola-bola tepung berisi potongan gurita yang dipanggang, disajikan dengan saus khusus yang manis, mayones, serutan katsuobushi, dan aonori.
Tinjauan gizi: Camilan ini menyumbang kalori yang cukup tinggi, juga membantu memenuhi protein. Tak masalah untuk camilan, asal tidak berlebihan, apalagi di Jepang biasanya Anda akan banyak berjalan kaki.
3/ Khao Niao Durian (+ 300 kalori per 100 gram)
jajanan yang creamy, terbuat dari ketan kukus dan daging durian yang dilembutkan.
Tinjauan gizi: Sangat manis dan tinggi kalori, sehingga sebaiknya dihindari bagi penderita diabetes.
4/ Khanom Buang (+ 150 kalori per buah)
Tipis dan garing ala Thailand ini berisi krim dari kelapa, kismis, dan rempah-rempah.
Tinjauan gizi: Rasanya yang sangat manis jadi penanda bahwa Anda mesti membatasi jumlah konsumsinya. Perhatikan juga kesegaran bahan bakunya. Penganan ini di negaranya biasanya dijual di pagi hari. Makin siang, krim kelapanya mungkin saja sudah rusak.
5/ Goi Cuon (+ 70 kalori per buah)
Semacam lumpia tanpa digoreng. Kulitnya terbuat dari tepung beras yang sangat tipis, berisi sayuran segar.
Tinjauan gizi: Camilan yang tergolong sehat, namun tetap perhatikan kualitas dan kesegaran bahan bakunya.
6/ Pho Bo (+ 100 kalori per mangkuk kecil)
Sup dari kaldu sapi berisi taoge, daun mint, daun ketumbar, daun basil, dan mi dari tepung beras (pho).
Tinjauan gizi: Makanan ini layak dijadikan menu utama, bukan sekadar camilan, karena memiliki gizi yang lengkap.
7/ Hong Kong Egg Waffle (+ 300 kalori per porsi)
Waffle dengan bentuk permukaan menonjol seperti telur, terbuat dari adonan telur, gula, dan susu. Kadang-kadang diberi topping berupa lelehan cokelat, madu, atau potongan buah.
Tinjauan gizi: Alternatif untuk menu makan pagi, namun batasi porsinya karena makanan ini kaya karbohidrat. Akan lebih segar dimakan bersama buah.
8/ Halo Halo (+ 400 kalori per mangkuk)
Mirip es campur ala Indonesia. Isinya: kacang merah, kelapa, sirop dan buah, dengan tambahan es krim, susu, dan es batu serut.
Tinjauan gizi: Dessert ini sangat nikmat. Terutama dengan tambahan kacang merah yang kaya antioksidan. Bahkan, kualitas antioksidannya lebih baik daripada blueberry yang sering disebut sebagai sumber antioksidan. Yang perlu diwaspadai kalau menggunakan kacang kalengan. Harus dicuci terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan natrium dan zat aditif lainnya sebelum dimasak.
9/ Gmbab (+ 150 Kalori per 100 gram)
Sering disebut ‘Korean sushi’. Umumnya berbahan kepiting, mentimun, telur, daging sapi, dan wortel, yang digulung dalam nasi dan selembar rumput laut yang dikenal dengan gim.
Tinjauan gizi: Jajanan yang satu ini bisa jadi alternatif makanan selingan padat gizi untuk makan pagi atau makan malam karena mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup. Hanya, pastikan kesegaran bahan-bahannya, seperti sayuran wortel dan mentimun. Perhatikan juga kesegaran bahan daging sapi atau kepitingnya.
10/ Bao Bing (Manggo Shaved Ice) (± 450 kalori)
Semangkuk es serut berisi potongan mangga segar dengan siraman sirop gula dan susu kental manis. Variasi lain yang juga terkenal adalah es serut dengan topping kacang merah, kacang hijau, talas yang direbus dengan gula, dan kacang tanah.
Tinjauan gizi: Dessert sehat, karena mengandung buah-buahan dan kacang-kacangan yang baik untuk tubuh. Hanya, untuk mengurangi jumlah kalori, Anda bisa mengurangi susu dan siropnya. (f)


