Food Trend
Safron, Rempah yang Bernilai Tinggi

17 Aug 2016


Foto: Fotosearch

Jika melihat warna kuning terang nasi biryani atau paella di negara asalnya, pasti Anda akan terpikat oleh warnanya yang kuning menyala. Ini berkat safron, rempah yang berasal dari bunga crocus yang tumbuh di dataran Mediterania dan Asia Barat.

Safron banyak digunakan di dalam hidangan Persia, India, Eropa, dan Arab, baik sebagai pewarna atau menambah aroma. Salah satu penggunaan safron yang terkenal adalah sebagai bahan utama sajian golden ham yang berasal dari San Gimignano, Tuscany, Italia. Safron juga digunakan sebagai bahan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit seperti disentri dan asam urat. Di India dan Cina, warna cantik dari safron juga digunakan untuk mewarnai tekstil.

Safron termasuk rempah dengan nilai jual tertinggi di dunia karena proses pengumpulannya yang cukup panjang. Rempah yang berwujud seperti benang berwarna merah ini diambil dari putik bunga crocus. Untuk menghasilkan 1 kilogram safron dibutuhkan sekitar 110.000 – 170.000 bunga. Karena dipetik menggunakan tangan, untuk memanen 150.000 bunga crocus dibutuhkan waktu sekitar 40 jam. Setelah itu, putiknya dipisahkan satu per satu dan dikeringkan. Kemudian, safron ini harus dipilah berdasarkan kualitasnya. 

Makin merah warna safron,   makin baik kualitasnya. Tiap negara memiliki penilaian kualitasnya sendiri. Di Iran,   kualitas safron dikategorikan dengan nama sargol, pushal, bunch, dan konge. Sargol adalah putik dengan warna merah terbaik. Putik pushal memiliki warna merah yang bercampur dengan sedikit warna kuning. Jika warna kuning lebih mendominasi daripada warna merah, maka ia termasuk dalam kelas bunch, sementara putik berwarna kuning masuk dalam kategori konge. Begitu juga dengan Spanyol yang mengategorikan safron dengan nama coupe, mancha, rio, dan sierra.

ISO (International Organization of Standard) juga memberikan standar khusus untuk safron dan membaginya menjadi empat grade. Grade 1 adalah yang terbaik, dan grade 4 adalah kualitas terendah. Penilaiannya juga berdasarkan warnanya, sama seperti sistem yang digunakan Iran dan Spanyol. Harga safron dengan grade 3 bisa mencapai 2.000 dolar AS per kilogram, sedangkan grade 1 mencapai 10.000 dolar AS. (f)
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?