Peluncuran trilogi buku bersama Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, dan Pendiri Komunitas Kreatif Negeri Elok, Didit Hediprasetyo. Foto: Dok. Negeri Elok
Indonesia begitu kaya akan kuliner khas di seluruh penjuru; menentukan satu hidangan yang benar-benar Indonesia sebenarnya sungguhlah sulit.
Namun jika ditelusuri, tiap daerah di Indonesia bisa dibilang memiliki persamaan dalam kuliner mereka: Ada unsur nasi, hidangan berkuah atau soto, serta sambal untuk letupan rasa dan penyempurna santapan.
Rempah dan bumbu khas Nusantara yang jadi kuncian kelezatan nasi, soto, dan sambal kita. Foto: Dok. Negeri Elok
Tiga buku bertema kuliner yaitu Telusuri Jalanan Kami Bersama Soto, Telusuri Dapur Kami Bersama Sambal, dan Telusuri Ladang Kami Bersama Nasi dirilis Negeri Elok untuk merayakan kekayaan warisan kuliner Indonesia.
Peluncurannya pada pertengahan Desember lalu berbarengan Jejak Rasa, festival budaya dan kuliner tiga hari yang digelar di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Telusuri Ladang Kami Bersama Nasi dengan fotografi karya Muhammad Fadli
Buku trilogi ini mencerminkan dedikasi untuk menangkap kekayaan warisan kuliner Indonesia. Setiap buku tidak hanya menyajikan resep, tetapi juga merangkum kisah, tradisi, dan detail budaya yang membuat hidangan-hidangan ini begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ditulis oleh Febe Riri Siahaan dan Nico Novito, ketiga buku ini disajikan dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Jepang.
Telusuri Jalanan Kami Bersama Soto dengan fotografi karya IG Raditya Bhramanta
Narasi kuliner Nusantara ini merupakan hasil riset mendalam dan konsultasi erat dengan para pakar kuliner Indonesia. Pengetahuan mereka mengenai bahan-bahan, sejarah, dan tradisi kuliner sangat memengaruhi isi buku.
William Wongso, koki sekaligus diplomat gastronomi Indonesia; Prof. Murdijati Gardjito, akademisi teknologi pangan dan gastronomi; serta Hardian Eko Nurseto, antropolog sosial–mereka jadi narasumber utama buku-buku ini.
Proses penulisan buku ikut diperkaya oleh wawasan dari Ade Putri Paramadita, praktisi dan pencerita kuliner.
Telusuri Dapur Kami Bersama Sambal dengan fotografi karya Davy Linggar
Kekayaan budaya kuliner dalam trilogi ini pun makin hidup dengan visual estetis yang menggoda mata sekaligus menggugah lidah dari tiga fotografer.
Nasi memamerkan hasil foto dari Muhammad Fadli yang juga menampilkan lanskap cantik Indonesia. IG Raditya Bhramanta memotret soto dalam berbagai ekspresi, termasuk para penikmatnya, Dian Sastrowardoyo dan Happy Salma. Sementara Davy Linggar mengabadikan sambal yang seksi.
Kalau tetiba lapar ingin makan nasi, nyoto sambil nyambal, cek resep-resep lainnya yang ada di Femina! (f)
Baca juga:
Soto Ayam Hangatkan Hari Gerimis, Cek Resepnya!
Nasi Bakar Dengan Siraman Bawang dan Petai Goreng
Sambal Oncom dari Dosen Seto, Peserta MasterChef Indonesia Season 8
Zornia Harisantoso
Topic
#reviews, #kuliner


