Kevin Lee dan Janice Wong. Foto: Dok. The St Regis Jakarta
Setelah sukses tahun lalu, Luxury Dining Series kembali hadir untuk penikmat kuliner di Asia Pasifik.
Dari Juli hingga September, program ini menghadirkan pengalaman gastronomi dan budaya di destinasi terdepan, termasuk The St. Regis Jakarta sebagai perwakilan Indonesia, bersama hotel prestisius seperti The St. Regis Osaka, JW Marriott Jeju Resort & Spa, JW Marriott Bengaluru Prestige Golfshire Resort & Spa, The Ritz-Carlton Perth, The St. Regis Singapore, dan The Ritz-Carlton Bangkok. Kesempatan ini momennya bertemu chef dan mixologist terkemuka.
Jakarta menjadi tujuan kelima, mengusung tema Forgotten Flavors, yang menghidupkan kembali resep dan cita rasa Indonesia di The St. Regis Jakarta.

Rancangannya termasuk di restoran Bel Étage dengan jamuan dari Chef Almatino “Tino” Gabriel Ibrata yang menelusuri kuliner Nusantara. Ada pula tur ke Iwan Tirta Home untuk pengalaman membatik, dilanjutkan dengan kunjungan ke JAVARA Culture Jakarta untuk tur kebun rempah.
Kembali di hotel, penikmat program dimanjakan dengan Taste of the Tales di J.J.A. melalui interpretasi modern masakan Swiss oleh Chef Arne Riehn dari IGNIV Bangkok.
Rilis pers Luxury Dining Series juga menyebut adanya tur ke Kota Tua Batavia, termasuk kunjungan ke Museum Fatahillah dan Museum Wayang, dipungkas bar takeover di The St. Regis Bar bersama Yasuhiro Kawakubo (Punch Room, The Tokyo EDITION Ginza) dan Giovanni Graziadei (Punch Room, The Singapore EDITION).

Femina berkesempatan mencicipi program ini melalui undangan ke The Drawing Room, The St. Regis Jakarta, menikmati Sweet Symphonies – An Afternoon Tea Affair karya Guest Chef Janice Wong, yang berkolaborasi dengan Executive Pastry Chef Kevin Lee.
Janice sudah lama tidak hanya dikenal sebagai ahli cokelat di kota asalnya, Singapura. Ia salah satu figur yang memopulerkan hidangan plated dessert, dari gaya deconstructed yang hits belasan tahun lalu, hingga kini menjelma sebagai persona ikonis Singapura melalui berbagai penampilan global dan segudang penghargaan.

Afternoon tea ini menghadirkan 13 sajian, didampingi chocolate trolley, yang tersedia hingga 12 Oktober 2025.
Femina mencoba antara lain Beef Cheek (mus daging sapi berempah, granny smith marmalade, pickled red onion), Lemongrass Cheesecake, hingga Batik Chocolate Tart.
Yang juga unik adalah kanvas lukisan cokelat dari 30 kg cokelat di dinding The Drawing Room, berhiaskan chocolate praline. Lukisan cokelat merupakan signature Janice yang kerap dihadirkan dalam berbagai tur mancanegaranya.
Di Rosé Gourmand Deli, turut dijual Archipelago Treasures, sekotak cokelat limited-edition racikan Janice. Ia melibatkan bahan-bahan eksotik seperti long pepper, daun jeruk nipis, mete, markisa, kalamansi, kecombrang, hingga vanila lokal sebagai aroma dan rasa.
Merespon bahan lokal sebagai kekuatan Janice menjadi salah satu highlight untuk segera menikmati afternoon tea ini. (f)
Baca juga:
BORN dari Chef Zor Tan Menghidupkan Kenangan di Atas Piring
Pengalaman Kuliner Kontemporer Inggris Kelas Michelin di The Crown by Kirk Westaway
Trifitria Nuragustina
Topic
#chefJaniceWong, #kuliner




