Fashion Trend
Sekar Setaman dari Batik Danar Hadi, Keindahan Flora Nusantara untuk Inspirasi Gaya Hari Raya

15 Feb 2026

Batik membuat gaya istimewa kita di berbagai kesempatan tak pernah mati gaya, apalagi untuk menyambut Hari Raya.

Bahkan, jika kamu merayakan Imlek, batik bisa jadi busana atau padanan gaya dalam menyambut Tahun Kuda Api.

Melalui koleksi terbarunya bertajuk Sekar Setaman, Batik Danar Hadi menampilkan koleksi batik yang modern sekaligus timeless, mengangkat metafora keindangan taman bunga khas Nusantara.

Ragam bunga Nusantara dalam motif batik di atas sutra dari koleksi Sekar Setaman. Foto: Dok. Danar Hadi

“Seperti bunga-bunga dalam taman yang berbeda namun saling melengkapi, batik adalah medium yang menyatukan kekayaan tradisi dengan desain modern, mencerminkan perempuan Indonesia yang tegar, anggun, dan sarat makna,” ujar Diana Santosa, Managing Director Batik Danar Hadi.

Dalam koleksi ini, batik bukan hanya hadir sebagai dress atau blus dan bawahan yang serasi, tapi juga padanan dalam bentuk kain dan selendang untuk busana dalam beragam siluet.

Koleksi Sekar Setaman mengeksplorasi empat bunga yang membawa filosofi hidup nan luhur:
1/ Seruni atau krisan, melambangkan keteguhan, optimisme, dan kebahagiaan
2/ Anggrek bulan, merepresentasikan keanggunan abadi, kemurnian, dan cinta tulus
3/ Kenanga, mengandung makna keluhuran budi, kesetiaan, dan kedamaian
4/ Mawar, simbol keindahan, cinta, dan romansa.

Filosofi ini diwujudkan dalam rangkaian busana yang memadukan teknik batik cap, tulis, dan tulkom (tulis kombinasi) pada material pilihan seperti sutra crepe, Thai silk, organza, dan tenun ATBM.

Keseluruhan koleksi hadir dalam beberapa nuansa, seperti cokelat elegan, pastel lembut, juga warna-warni batik yang cerah–merah, biru, hijau, hingga ungu, dengan menonjolkan detail halus setiap motif.

Dari krisan hingga mawar yang tampil cantik dalam berbagai warna dan siluet busana. Foto: Dok. Danar Hadi

Dalam fashion show koleksi ini, batik pun ditunjukkan bisa bersanding harmonis dengan aksentuasi feminin seperti lace maupun payet.

Sebuah paduan akar tradisi dalam ekspresi fashion kontemporer, bukti bahwa batik tak pernah berhenti bertumbuh dengan narasi sesuai zaman.

“Ini adalah penghormatan kami pada kearifan lokal dan pada setiap perempuan yang mengenakannya dengan bangga,” Diana menegaskan. (f)
 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?