Fashion Trend
Pemerintah Kasih Dukungan Apa untuk UKM Fashion?

3 Aug 2020

 
Foto: Dok. Freepik
 
Industri & Pemerintah Mendukung UKM

Pujian dan dorongan semangat untuk para pengusaha kecil tapi besar dampaknya ini datang dari Gati Wibawaningsih, Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka - Kementerian Perindustrian R.I. “Teman-teman UKM cukup cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada saat ini. Misalnya memproduksi keperluan yang sangat dicari saat ini dari masker hingga APD non medis. Penjualan via marketplace meningkat hingga 300%,” ungkap Gati. (lihat artikel Cerita Usaha Indische, Sare Studio dan Tepa Selira Berinovasi di Masa Pendemi)

Gati menegaskan bahwa pada masa pandemi ini, pemerintah bertindak sebagai fasilitator. Berbagai program bimbingan, fasilitas promosi online, serta kampanye penggunaaan produk lokal #SemuanyaAdaDisini menjadi pendamping bagi para wirausaha dan menjadi penguatan bagi keberadaaan mereka dalam rantai ekonomi.  

Salah satu contoh adalah pembinaan UKM dan IKM bidang tekstil dan mode dengan program cicilan pinjaman modal selama 6 bulan untuk pembelian mesin tekstil baru untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. 

Ide menarik datang dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) yang segera mendirikan sentra tekstil yang secara perdana akan diresmikan di Bandung bulan Agustus mendatang. Dan setelahnya akan dikembangkan di beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Seperti disampaikan oleh Ketua API Jemmy Kartiwa, pada sentra tekstil ini API akan menyediakan kain dengan harga grosiran (bulk) namun dapat dibeli  dengan partai kecil, per meter.  Sebuah usaha yang diharapkan dapat mempermudah UKM untuk memperoleh bahan baku bermutu dalam harga terjangkau.

"Sebagai pemasok viscose dan rayon, kami selalu menanyakan kepada para UKM dan rekanan produsen tekstil dari API apa yang dibutuhkan. Kami di APR berusaha memfasilitasinya, karena ingin mendukung industri ini agar cepat bangkit dari hulu ke hilir.  Industri kami ada di hulu, tapi jika industri di hilirnya bergerak, maka industri kami akan bergerak. Demikian pula sebaliknya. Dengan demikian UKM ini penting posisinya karena walaupun kecil-kecil, jumlahnya banyak,” papar Basrie Kamba, Direktur APR.

Tentang UKM dan IKM binaan pemerintah, data Dirjen IKM dan Aneka Kemenperin sangat menarik. Hingga 21 Juli 2020, tercatat jumlah pendaftar program binaan #SemuanyaAdaDisini mencapai 3.872 unit usaha kecil dan menengah. “Banyak insentif untuk unit usaha binaan ini seperti fasilitas untuk pendaftaran merk dagang, sertifikasi halal, SNI, pembekalan mengenai branding, potongan harga untuk pembelian mesin produksi, bantuan dalam membuat aset digital pada marketplace, media sosial, dan bantuan bahan baku untuk industri kecil,” papar Gati Wibawaningsih.

“Memang tidak ada forum diskusi asosiasi UKM dengan pihak kementerian secara formal. Namun para UKM yang mengalami kesulitan dan kendala ataupun membutuhkan bantuan, silahkan menghubungi kami,” tutup Gati Wibawaningsih pada webinar pagi hari itu.  Pendaftaran binaan dilakukan melalui situs http://esmartikm.id/. Informasi kegiatan, bisa diakses melalui Instagram @ditjenikma.

“Kami berharap semangat everything Indonesia dan #BanggaBuatanIndonesia ini dapat menjadi penggerak bagi UKM untuk terus berkarya dan berkolaborasi dalam menciptakan produk-produk unggulan asli dari Indonesia,” tutup Direktur Asia Pacific Rayon, Basrie Kamba. (f)
 



Baca Juga

Show Must Goes On, Siasat Para Couturier Hadapi COVID
Power Dressing di Masa New Normal
Loungewear, Baju Rumah Naik Kelas


Topic

#ReportaseModeFemina, #ModeFemina, #APR, #AsiaPacificRayon, #EverythingIndonesia, #UKM, #BisnisMode

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?