Karena itu, kolaborasi 2 Mai dari Prancis dengan Fuguku dari Indonesia memang pas, karena kedua jenama fashion ini sama-sama peduli pada lingkungan dan tanggung jawab sosial dalam membesarkan jenama mereka.
Di Paris pada 13 Juni lalu, 2 Mai x Fuguku meluncurkan The Shell Bag, edisi terbatas yang memadukan gaya khas masing-masing jenama.
The Shell Bag dibuat dengan teknik tie-die terinspirasi bahan tradisional Jumputan dan teknik shibori Bai dari Jepang.
The Shell Bag juga memiliki kaitan, yang bisa dijodohkan dengan removable strap dari 2 Mai, yang didesain dengan motif garis lebar khas 2 Mai.
Kolaborasi gaya maksimal 2 Mai x Fuguku dalam warna hijau-biru gradasi abstrak yang baru. Foto: Dok. 2 Mai x FugukuSelain The Shell Bag, 2 Mai x Fuguku menghadirkan Sun Wristbag, salah satu model tas favorit Fuguku, yang direinterpretasikan ala 2 Mai.
Bertemu di JF3 Fashion Festival di Jakarta tahun lalu, Fuguku dan 2 Mai berkolaborasi dengan saling mengisi dalam melahirkan The Shell Bag.
Savira Lavinia, CEO dan Founder Fuguku, menciptakan The Shell Bag dalam warna baru, nuansa hijau-biru dengan gradasi abstrak, sesuai masukan dari Alice Rio-Derrey, Founder dan Direktur Artistik 2 Mai.
Keduanya juga sepakat memadukan keunggulan 2 Mai dalam mengolah sisa bahan dan bahan hasil daur ulang, serta komitmen Fuguku untuk memanfaatkan bahan dari limbah plastik daur ulang.
Hasilnya adalah gaya maksimal paduan Prancis-Indonesia yang seru, dan mendukung fashion yang berkelanjutan.
Edisi terbatas The Shell Bag tersedia di pop-up 2 Mai di Paris pada 14-15 Juni 2025, dan selanjutnya bisa dibeli di situs resmi 2 Mai minggu selanjutnya. Semoga The Shell Bag juga tersedia di situs resmi Fuguku, ya! (f)
Baca juga:
Inspirasi Gaya Kasual Pria dari 3 Rumah Mode di Paris, Bisa Dicoba Saat Liburan!
STUDIOMORAL Luncurkan Collection: 05, Selebrasi Ekspresi Gaya Personal
Cap Bali Memadukan Harmoni Budaya, Elegansi Tropis, dan Pemberdayaan Perempuan



