
TAK INGIN TERKEKANG
Dianna bercerita, banyak sekali temannya sesama model yang kini tak lagi aktif bekerja di industri tersebut karena sudah berkeluarga. Melihat hal itu sering terjadi di sekelilingnya, Dianna berjanji pada dirinya untuk tak membuat keluarganya kelak menjadi penghalang kariernya.
“Walau saya belum berkeluarga, saya rasa kita masih bisa melakukan banyak hal yang lebih besar dan berdampak bagi orang lain. Jangan kita jadikan keluarga sebagai halangan untuk mandiri. Semua itu tergantung dari diri kita, bagaimana bisa menyeimbangkan antara karier dan keluarga,” tuturnya.
Dianna memang memiliki prinsip: tidak pernah berhenti pada satu titik saja, dan harus mencoba hal dan sesuatu yang baru yang belum pernah dijalani selama ini. Dengan demikian, ia akan mempunyai nilai sebagai manusia yang berkualitas. Inilah mengapa Dianna memutuskan, selain menjadi model, ia juga berbisnis agar lebih mandiri secara ekonomi di masa depan. Saat masih di luar negeri pada tahun 2017, ia mendirikan bisnis clothing line khusus pakaian tidur dengan merek Heartbreaker.
Dianna menyadari betul bahwa teknologi sangat berperan dalam mengembangkan bisnis. Maka, ia pun memanfaatkan teknologi sebagai media untuk memasarkan produknya.
“Dengan teknologi, kita bisa menaikkan omzet usaha,” kata wanita yang mengidolakan model Gigi Hadid ini. Dianna memasarkan produk lewat Instagram, @heartbreakerid, dengan harga mulai dari Rp150.000 hingga Rp500.000. Semua produk yang ia jual merupakan hasil desainnya sendiri. Sementara untuk mengerjakannya, ia menggunakan jasa orang lain, di Jakarta dan Surabaya. “Produksi masih sangat terbatas. Satu desain saya produksi 10 pieces saja,” tuturnya.
Dalam bisnis, Dianna ingin mengikuti jejak Victoria Beckham yang berhasil meniti jalan sukses sebagai penyanyi, lalu beralih jalur ke fashion dan berhasil meraup sukses pula. “Hal lain yang sangat menginspirasi. Victoria juga terlihat berhasil menjalani peran sebagai seorang istri megabintang sepak bola dan ibu bagi keempat anaknya,” imbuh Dianna. (f)


