
Keputusan Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia untuk menutup akses ke 22 situs web yang melanggar hak cipta atas karya musik membuat Dara Jana lebih optimistis berkarya. “Meski sudah ditutup, para pembajak selalu bisa menemukan cara untuk mendapatkan karya musik secara ilegal. Kami khawatir dengan hal itu, tapi kami optimistis para musikus di Indonesia tidak akan berhenti melahirkan karya-karya berkualitas,” ujar Laras, personel Dara Jana, saat ditemui setelah mengisi acara 14 th Anniversary Cosmopolitan FM, Kamis (28/1).
Sikap optimistis grup vokal beranggotakan Sondang Sekarsari, Laras Octaviany, dan Retno Mayang Lestari yang diproduseri Titi DJ ini terlihat dari makin banyaknya jadwal pertunjukan mereka. Selain untuk memperkenalkan album fisik perdana, Dara Jana, yang diluncurkan pada akhir tahun 2015, mereka juga ingin menyampaikan pesan. “Dengan tampil live, kami tertantang menampilkan kualitas terbaik. Bukan untuk pamer, tapi agar masyarakat lebih paham bahwa musikus bekerja keras untuk berkarya. Kami tidak akan pernah bosan mengajak teman-teman untuk menghargai kerja keras para musikus. Salah satunya dengan hanya membeli karya orisinal,” ujar Laras.(f)


