Career
Solusi Menghadapi 5 Karakter Sulit di Kantor untuk Para Manajer

24 Jul 2018



Foto: Pixabay

SI DETAIL
Tipikal karyawan ini selalu menganggap setiap tugas yang jatuh ke tangannya sebagai proyek mahakarya yang harus selesai dengan sempurna. Jika belum benar-benar merasa puas dengan hasilnya, ia akan terus berkutat dengan tugas yang sama.

Masalahnya, si detail ini seringkali lupa dengan urusan deadline. Surat penawaran yang harus segera selesai tidak bisa segera dikirim karena si perfeksionis ini terlalu memperhatikan detail redaksionalnya. Akhirnya, tender bernilai jutaan rupiah itu pun jatuh ke tangan kompetitor.

Di satu sisi, sifat detail si karyawan bisa menjadi aset tersendiri bagi perusahaan. Namun di lain sisi, hal ini bisa menjadi bumerang. Pekerjaan yang harusnya bisa rampung cepat menjadi molor. Akibatnya, rangkaian kegiatan yang bertalian ikut mundur gara-gara mandeg terlalu lama di satu tahap. Dan bukan tak mungkin maksud meraih sukses justru berujung pada kerugian gara-gara penggunaan waktu yang tidak efektif.  

SOLUSI:

Menghadapi si detail, Anda perlu trik khusus. Pasalnya, karyawan yang satu ini menyimpan potensi emas. Mengerjakan setiap tugas dengan serius dan sepenuh hati itu sudah jaminan mutu. Belum lagi hasil yang bisa dibilang cukup memuaskan. Hanya saja, sebagai pemimpin Anda harus menjaga agar kebiasaan detailnya ini tidak menghambat kinerja yang lain.

Setiap kali mengawali suatu proyek, ingatkan objektif atau sasaran utama dari tugas ini. Tanyakan padanya, apa isu utama suatu proyek, tujuan keseluruhan, problem utama, dan keuntungan utama dari suatu proyek. Dengan begitu si detail akan belajar untuk melihat konteks masalah yang lebih besar, dan menempatkan sisi detailnya pada porsi yang sesuai.
 


Topic

#karier

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?