Unox Experience Center Indonesia di PIK 2, terbesar ketiga di dunia; masa depan dapur profesional ditampilkan di sini. Foto: Dok. Unox
Berdasarkan data Kementerian Pariwisata Indonesia dan Badan Pusat Statistik Indonesia, industri jasa kuliner di Indonesia tumbuh pesat, dan menjadi kontributor utama PDB ekonomi kreatif dengan nilai lebih dari Rp410 triliun.
Pertumbuhan ini didorong oleh inovasi kuliner kekinian, adopsi teknologi digital/pesan-antar, dan perubahan gaya hidup.
Ekspansi hotel, restoran, bakeri, hingga layanan katering skala besar dalam beberapa tahun terakhir pun mendorong kebutuhan akan teknologi dapur yang efisien dan andal.
Menjawab dinamika tersebut, UNOX–perusahaan global dalam teknologi memasak profesional asal Italia–resmi meluncurkan Unox Experience Center Indonesia. Kehadiran fasilitas ini menandai tonggak penting dalam investasi jangka panjang perusahaan di salah satu pasar kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Unox menginvestasikan Rp30 miliar untuk pembangunan Experience Center di Indonesia, berdiri di atas lahan seluas 1.004 meter persegi di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta Utara. Unox Experience Center Indonesia menjadi experience center terbesar ketiga milik Unox di dunia, setelah di Italia dan Amerika Serikat.
Lebih dari sekadar ruang pamer, Unox Experience Center dirancang sebagai ruang kolaboratif. Para koki, pelaku usaha kuliner, konsultan, hingga profesional perhotelan dapat merasakan langsung teknologi Unox.
Melalui demonstrasi memasak, sesi praktik, konsultasi teknis, hingga berbagai kegiatan industri kuliner, ruang ini mengajak para pakar kuliner untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi dapat mengubah operasional dapur dan meningkatkan performa produksi.
“Menghadirkan salah satu Experience Center terbesar di sini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung para koki dan pelaku bisnis hospitality sembari mereka terus berkembang dan berinovasi,” kata Jang Luk, General Manager Unox Indonesia, di acara pembukaa.
Unox Experience Center Indonesia diresmikan oleh CEO Unox, Nicola Michelon (atas, kedua dari kiri); dapur canggih yang bisa jadi ruang kolaboratif. Foto: Dok. Unox
Di jantung Unox Experience Center Indonesia terdapat Unox Service Academy, fasilitas pelatihan khusus yang dirancang untuk memperkuat keahlian teknis dalam ekosistem Unox.
Para teknisi dari Unox maupun jaringan dealer-nya akan mendapatkan pelatihan teknis secara langsung, mengikuti sesi pemecahan masalah, serta bertukar wawasan terkait perawatan dan keunggulan layanan.
Masa depan teknologi memasak professional juga diperkenalkan Unox melalui Digital.ID™, sebuah sistem operasi canggih yang mengubah oven menjadi solusi dapur terhubung berbasis data.
Teknologi ini memungkinkan pengelolaan jarak jauh secara real time, memastikan konsistensi hasil masakan, serta meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan, dengan sinkronisasi resep yang berjalan mulus di berbagai lini operasional.
Pengunjung Experience Center diajak menjelajahi sejumlah sistem teknologi paling mutakhir dari Unox, yang dibangun di atas tiga pilar utama yang mendefinisikan ekosistem Unox.
Pilar pertama adalah Unox Intensive Cooking (UIC), rangkaian teknologi yang dirancang untuk meningkatkan presisi, daya, keandalan, dan efisiensi dalam proses memasak.
Pilar kedua adalah Unox Intelligent Performance (UIP), yang memungkinkan oven bekerja dengan tingkat kecerdasan adaptif, sehingga hasil masakan konsisten dengan intervensi minimal.
Melengkapi ekosistem tersebut adalah Data Driven Cooking (DDC), yang mengubah oven menjadi alat manajemen operasional yang andal, dengan sistem data terintegrasi.
Peluncuran Experience Center juga sejalan dengan visi global perusahaan yang lebih luas, yakni menggabungkan teknologi canggih dengan keberlanjutan dan inovasi yang bertanggung jawab.
Perusahaan menargetkan pencapaian emisi nol bersih melalui investasi energi terbarukan, peningkatan efisiensi produksi, serta desain produk yang lebih berkelanjutan. (f)
Baca juga:
Di Ramadan Ini, Aktivitas Belanja Naik 3,5 Lipat! Apa yang Paling Diminati?
UMKM Naik Level Bareng Polytron, Program Baru Ciptakan Polypreneurs yang Berdaya
Blue Agave dan Kelapa Kopyor Jadi Gebrakan Ekspor Jenama Minuman dari Bali Ini
Topic
#kuliner




