Mencari kos ibarat mencari pacar—butuh ekstra usaha sampai ketemu yang pas.
Kesal pada ibu kos yang reseh? Hilang kesabaran menghadapi penghuni kamar sebelah yang suka pasang musik kencang? Mendingan pindah kos aja, deh! Mumpung masih libur antar semester, kita bisa memanfaatkan waktu luang untuk hunting tempat kos baru, nih!
Pagi-siang-malam
Hunting
di beberapa waktu berbeda membuat kita tahu kondisi tempat kos
sebenarnya. Meki siang damai sentosa, bisajadi malanya di sekitar
situ suka banyak preman mabuk-mabukan. Hiii...
PDKT
si Sepuh
Kalau
kita suka tempat kos salah satu senior dan dia sebentar lagi lulus,
tawarkan diri untuk jadi penerus—sebelum diserobot calon penghuni
lain! Jangan lupa beramah-ramah dengan (calon) ibu—kos sok cari
muka gitu, he he he.
Dikelilingi
makanan
Bukan
cuma yang enak dan murah meriah, tapi juga higienis. Bagi kita yang
suka lapar menjelang tengah malam, tukang jajanan 24 jam hukumnya
wajib!
Awas
Mr. Genit!
Meski
kesannya sepele, punya bapak kos nggak genit, tuh, sebenarnya
krusial. Nggak mau, kan, disewotin
ibu kos gara-gara suaminya suka melirik kita? Belum lagi kalau bapak
kosnya usil, misalnya berusaha ngintip kita—amit-amit, ah!
Sedang-sedang aja...
Jarak
tempat kos ke kampus sebaiknya sedang-sedang aja, nggak terlalu dekat
atau jauh. Kalau terlalu dekat, kos kita berpotensi dijadikan base
camp, sehingga kita susah
istirahat. Sebaliknya kalau terlalu jauh, kita mesti keluar uang
lkagi buat transport—pengeluaran jadi dobel, deh.
Mahal=mutu?
Meski
nggak selalu, harga sewa sering berbanding lurus dengan kualitas.
Semakin mahal harganya, fasilitas yang ditawarkan juga makin sip.
Jadi, kalau budget kos
memang nggak terlalu besar, ya jangan berharap terlalu muluk juga...
Yang, penting tempatnya aman, nyaman, dan bisa mengakomodir kebutuhan
kita. Happy hunting! CC


