
Dihidangkan utuh dari kepala hingga ekor, melambangkan harapan yang baik dari awal hingga akhir tahun. Pakai bebek utuh impor untuk ukuran lebih besar serta daging yang lebih tebal.
Bahan:
2.500 g (1 ekor) bebek
Bumbu perendam:
1,5 l air
20 lembar daun salam
25 g kam cho*)
20 g pekak
2 sdt kayu manis bubuk
1,5 sdt garam
Bumbu bebek panggang:
600 ml air
200 ml corn syrup
5 sdm rice vinegar
2,5 sdm Chinese cooking wine*
2 sdt baking soda
Pelengkap:
Hoisin sauce
Plum sauce
Keterangan:
- Kam cho: Bentuknya seperti irisan jahe kering. Memberi aroma wangi dalam masakan, terutama sup herba. Mudah didapat di toko bahan masakan Cina.
- Chinese cooking wine: Wine masak hasil dari fermentasi beras. Biasa dipakai sebagai bumbu masakan tumis atau bumbu perendam.
- Bumbu perendam: Masak air, kam choi, pekak, dan kayu manis hingga mendidih. Masukkan sisa bahan, aduk rata, kecilkan api. Masak hingga rempah terserap (± 10 menit). Angkat. Diamkan hingga tidak panas. Sisihkan.
- Bumbu panggang: Masak semua bahan sambil diaduk hingga mendidih dan maltosa larut. Angkat. Diamkan hingga tidak panas. Sisihkan.
- Rendam bebek dengan bumbu perendam hingga meresap (± 2 jam). Bilas permukaannya dengan air mendidih hingga kulit bebek kencang. Tiriskan. Serap kandungan air yang tersisa menggunakan tisu dapur. Sisihkan.
- Panaskan bumbu panggang di dalam wajan. Masukkan bebek, sirami dengan bumbu hingga merata. Angkat. Gantung kembali bebek sambil dikipasi hingga bumbu mengering.
- Panaskan oven dengan suhu 250o C selama ± 10 menit. Turunkan suhu menjadi 180o C. Panggang bebek dalam posisi menggantung hingga matang (± 35-40 menit). Keluarkan. Diamkan selama ± 10-15 menit agar sari dagingnya tidak keluar. Sajikan.(f)
Kalori per porsi 559 Kkal
Resep telah diuji coba di Dapur Uji Femina
Topic
#menuimlek


