Percaya atau tidak, usia kini tak bisa lagi jadi tolok ukur gairah dan aktivitas seksual. Mereka yang berusia 20-an ternyata tidak selalu memiliki gairah seksual yang lebih besar daripada mereka yang berusia 30-an atau 40-an. Hal ini disebabkan munculnya banyak hal yang mulai mengalihkan perhatian kalangan muda dari seks, sebutlah media sosial. Sebuah observasi yang dilakukan jurnalis Nate Freeman dari media New York Observer pada tahun 2011 cukup mengejutkan dan menepis stigma yang ada. “Anak muda New York tidak lagi peduli untuk melakukan seks,” katanya.
Nate bahkan berargumen bahwa narsisme kini telah menggantikan gairah seks. Belum lagi, waktu yang habis dengan sibuk bermedia sosial dan berinteraksi di dunia maya, ditambah jam kerja yang makin panjang, membuat kalangan muda sering kali gagal membangun intimasi dengan orang lain di dunia nyata. Bila observasi seperti itu sudah terlihat 4 tahun lalu, bisa dibayangkan bagaimana kondisinya sekarang dengan ‘budaya’ narsisme di media sosial yang sudah makin membara. (f)


