“Menulis novel dan lari maraton itu punya kesamaan. Motivasi dan target ditentukan oleh diri sendiri, bukan sesuatu untuk dilihat oleh orang lain.” Siapa sangka novelis kelas dunia asal Jepang ini, sudah aktif mengikuti maraton dan ultramaraton sejak tahun 1980-an. Buku ini merekam episode kehidupan, serta obsesi lari dan menulis sang novelis. Ia mengaku banyak mendapat inspirasi novelnya saat ia sedang berlari. Membaca memoir ini seperti menemukan sisi filosofi dari aktivitas olahraga lari. (f)


