Food Review
Warung Pekalongan

11 Jun 2015

Pengaruh peranakan Arab, Tiongkok, hingga cita rasa dapur Jawa Tengah melebur dalam kuliner Pekalongan. Perantau asal Pekalongan di Jakarta pun tak pernah gagal menemukan karakter ini di Warung Sewun. Sekian tahun dibuka, pudarnya tak meluntur kala menyajikan nasi megono. ‘Penguji’ rasanya yang terdekat tentulah pemukim di Condet, sebuah ‘kampung’ Arab, tempat warung ini berdiri.

Salah satu yang membekas di femina dari pengalaman bersantap di sini adalah perkawinan rempah dan taoco yang ‘berani’ pada Tauto Pekalongan-nya. Melahap lontong glabet yang langka juga menjadi aktivitas nostalgia lidah.

Warung ini juga merupakan dapur peranakan Timur Tengah yang cukup diakrabi komunitasnya. Meski nasi kebuli racikan mereka terasa ringan, kekuatannya terbentuk kala bertemu daging ayam, sapi, atau kambing dengan resapan bumbu yang cukup medok.
Anda sebaiknya datang lebih awal jika ingin melihat barisan lauk yang komplet. Walau tempatnya sederhana, makanannya memang menjadi favorit bagi warga Pekalongan di Condet yang kangen comfort food!
 
Alamat: Jl. Raya Condet, Jakarta Timur.
Jam buka: 09.00-20.00 WIB.
Harga: Rp2.000–Rp50.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Suasana: Warung sederhana. Sebaiknya datang lebih awal untuk mendapat pilihan menu yang komplet.



VALENTINA LIMBONG  



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?