David Grann/ GPU
Sebagai anggota Royal Geographical Society, peneliti, mata-mata, sekaligus ahli antropologi, Kolonel Percy Harrison Fawcett menghabiskan lebih dari 20 tahun menjelajahi Amazon. Di era itu, banyak penjelajahan yang terhenti oleh wabah penyakit atau kelaparan. Ada juga penjelajah yang hilang karena diculik atau tewas di tangan suku lokal yang pada masa itu diyakini masih mempraktikkan kanibalisme.
Di tahun 1925, obsesi Fawcett pada peradaban mistis seperti legenda El Dorado membawanya lenyap tanpa jejak dalam ekspedisi Amazon bersama putranya, Jack dan sahabat Jack, Raleigh Rimell. Latar belakang Grann sebagai penulis di The New Yorker memastikan Anda mendapat tulisan investigasi jejak Fawcett yang memikat hingga akhir. Ia sukses menghadirkan deskripsi kehidupan di Sungai Amazon serta ancaman parasit dan infeksi yang menjadi tantangan bagi tiap petualang. (f)


