Bagi Anda yang sudah membaca bukunya, jelas bahwa karya klasik Antoine Saint de Exupery ini telah disesuaikan dan diberi semangat empowerment layaknya film animasi masa kini. Di menit-menit awal, Anda takkan langsung menemukan sang penerbang yang terdampar di gurun pasir. Gantinya, kita diajak masuk ke dalam kehidupan seorang gadis kecil (Mackenzie Foy) yang masa depannya telah diatur begitu detail (hingga ke hitungan menit per menit) oleh ibu tunggal (Rachel McAdams).
Lewat persahabatan dengan tetangganya, kakek tua penerbang yang eksentrik (Jeff Bridges), ia diperkenalkan pada sketsa kisah Sang Pangeran Kecil (Riley Osborne) dari asteroid #B-612 dengan Sang Penerbang, si Mawar (Marion Cotillard), sang Raja, Tuan Angkuh, dan Tuan Pebisnis, seekor ular yang licik (Benicio del Toro), dan seekor rubah liar (James Franco). Dengan visual dari ilustrasi asli karya Saint de Exupery dan musik apik garapan Hans Zimmer, imajinasi masa kanak-kanak Anda akan dibawa menjelajah dan menemukan pesan terpenting dalam kisah ini: hal-hal terpenting dalam hidup hanya bisa dilihat dengan mata hati. (f)


