Penyebab kerusakan bahan makanan bisa bermacam-macam: karena mikroba, kapang, jamur, bahan kimia, dan suhu penyimpanan yang tidak tepat. Selain itu, karena tiap bahan makanan memiliki karakteristik yang berbeda. Ini turut memengaruhi cara penyimpanannya agar kualitasnya tetap terjaga. Ada yang harus disimpan dalam suhu rendah, misalnya di dalam freezer (-10° C) atau di kulkas (± 4° C). Ada pula yang justru awet bila berada di ruangan yang sejuk (15°- 20° C) atau suhu ruang (25°-28° C). Agar tak lagi salah simpan, kenali cara simpan bahan makanan berikut ini. - Bawang-bawangan
- Bumbu bubuk
- Bumbu dapur segar
- Buah
- Mentega atau keju
- Makanan kaleng
- Frozen food
- Cabai




